Member Of

Member Of

Like Untuk Bergabung

Selasa, 15 Mei 2018

Kisah Dewi Sandra Saat Ke Sumba

Dewi Sandra berpose dalam sebuah acara di kawasan Senayan, Jakarta Selatan.(Foto: Kompas.com/Tri Susanto Setiawan)
Jakarta - Baru-baru ini Dewi Sandra diketahui mengunjungi salah satu destinasi alam yang berada di bagian timur Indonesia, Sumba. Sumba sendiri memang dikenal akan keindahan alamnya. Namun siapa sangka jika dibalik keindahannya yang tersohor, Sumba menyimpan kesedihan.

Kesedihan tanah Sumba inilah yang menggugah Dewi Sandra untuk datang ke sana. Dewi Sandra di Jakarta Rabu (9/5/2018) membagikan kisahnya selama berada di Sumba. 

"Sumba itu adalah satu bagian Indonesia yang menurut aku wajib dikunjungi. Setiap warga negara wajib melihat kesana. Untuk melihat betapa indahnya," kata Dewi. Ia pun menyebutkan apa-apa saja yang membuat Sumba wajib untuk dikunjungi. Mulai dari alam sampai orang-orangnya!

"We have savanna, ada pantainya, terus belum lagi budayanya, kain-kainnya, makanannya, orang-orangnya cantik banget! Saya bisa bilang itu cantik, apalagi kalau orang yang suka alam wajib kesana!" ujar sahabat Olla Ramlan ini.

Namun kembali lagi, dibalik cantiknya Sumba, tanah ini menyimpan sebuah kesedihan. Bukan sebuah kesedihan biasa, kesedihan ini perlu mendapatkan perhatian, bahkan tindakan. Senada dengan hal ini, Dewi menyampaikan, "Tapi at the sake time di balik kecantikan itu juga ada hal-hal yg harus diperhatikan yaitu dibahas."

"Mereka luar biasa susah banget mendapatkan fasilitas air!" sambungnya. Kesulitan ini rupanya tak hanya terbatas untuk akses manusia saja, tapi secara keseluruhan. "Nggak hanya untuk manusia tapi peternakannya dan segala macam," tambah Dewi.

"Untuk kebutuhan air dalam sehari kan mereka harus bolak balik. Bayangan mereka bisa habiskan waktu 2 jam. Itu yang paling dekat ya. Paling jauh aku gak ngerti lagi!"

Sebelum sumur dibangun, Dewi merasakan susahnya mencari dan membawa air yang jaraknya berkilometer.Ia hanya membawa satu jeriken. Sementara anak kecil di Sumba, kata Dewi, mampu membawa dua jeriken air. "Mereka angkat jeriken yang benar-benar berat dari halaman rumah sampai ke bawah gunung," kata dia. 

"Aku pikir gampang dong, ternyata aku sudah jatuh-jatuh, sudah guling-gulingan, aku nangis-nangis. Dan air yang kami ambil itu sudah jauh-jauh, tapi mohon maaf airnya itu enggak bening atau bersih," sambung dia. Selain membangun sumur, Dewi juga memberikan bantuan terhadap sekolah-sekolah di Sumba. Bantuan itu berupa buku dan alat-alat tulis. "Jadi mulai dari guru-gurunya dan anak-anaknya pun bahagia banget," kata dia.

Sumber: kapanlagi.com/entertainment.kompas
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD