Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 18 Mei 2016

Sumba Timur Tawarkan Kemudahan Lahan Investasi

Salah satu pemandangan di Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur. Daerah ini memiliki potensi sebagai lokasi peternakan sapi lepas, karena banyaknya lahan yang belum dioptimalkan.
Denpasar, Bali — Pemkab Sumba Timur menawarkan kemudahan dalam memanfaatkan lahan untuk perkebunan dan peternakan bagi yang berminat berinvestasi di daerah ini, guna memancing semakin banyak investor datang.

Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora menjamin pemanfaatan lahan negara ataupun milik masyarakat di daerahnya lebih mudah pengurusannya jika dibandingkan dengan pemanfaatan lahan di Jawa.

"Lahan di sini tidak rumit seperti di Jawa, kami persilahkan investor berinvestasi di sini. Potensi lahan kami bisa untuk jagung, cengkeh, jarak dan ternak," ujarnya saat ditemui Bisnis di Waingapu, pekan lalu.

Ditegaskan olehnya, Pemkab Sumba Timur menyarankan kepada investor yang belum memiliki tanah untuk tidak membeli lahan, tetapi bekerja sama dengan pemilik lahan yakni masyarakat setempat. Namun, bagi yang sudah memiliki lahan pihaknya tidak mempermasalahan.

Dia menuturkan dalam waktu dekat ini akan mengeluarkan aturan yang melarang masyarakat menjual tanahnya kepada investor untuk menghalangi terjadinya alih kepemilikan. Pasalnya, alih kepemilikan dikhawatirkan membuat masyarakat sekitar hanya akan menjadi penonton ketika daerah mengalami kemajuan.

‎Lebih lanjut dipaparkan bahwa sudah ada tiga investor yang merealisasikan investasi di Kabupaten Sumba Timur.

Pertama, perusahaan PT Asia Beef Biofarm yang membangun peternakan sapi terbuka (ranch) di lahan seluas sekitar 3.000 Ha di Desa Kabaru, Kecamatan Rindi, untuk pengelolaan sekitar 3.000 ekor sapi. Gidion memperkirakan nilai investasi yang akan ditanamkan oleh perusahaan dari Brasil tersebut mencapai US$15 juta.

Kedua, PT Sentosa Anugerah Sejahtera (SAS) yang melakukan pengembangkan cengkeh di lahan seluas 200 Ha di Desa Watukamba, Kecamatan Pandawai, dari total kebutuhan lahan minimal 3.500 Ha.

Selain itu, PT Muria Sumba Manis yang saat ini mulai melakukan pembibitan tebu di lahan seluas 200 Ha di Kecamatan Pahunga Lodu. Rencananya lahan yang akan dibutuhkan untuk investasi ini mencapai 60.000 Ha dan dikembangkan di 23 desa.


Sumber: bali.bisnis
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD