Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 11 Mei 2016

Garap Film Thriler, Garin Nugroho Gandeng Mouly Surya Shooting Di Sumba Tahun Ini

Jakarta - Sutradara Mouly Surya berkolaborasi dengan Garin Nugroho untuk menggarap film ketiganya. Adapun, film ketiganya yang berjudul Marlina The Murderer in Four Acts sebelumnya Mouly telah menggarap film What They Don't Talk About When They Talk About Love pada tahun 2013
 
Dalam film Marlina The Murderer in Four Acts yang rencananya akan diproduksi pada tahun ini, Mouly mengangkat isu soal peranan wanita Sumba dalam kehidupan masyarakat. Mouly menempatkan tokoh wanita dalam kondisi yang mengharuskannya bertahan hidup.

“Fokusnya sih soal peranan perempuan Sumba di masyarakat. Tapi kan tidak mungkin kita ngomongin peranan perempuan kalau nggak ngomongin peranan laki-laki juga. Saya nggak bisa ngomong terlalu banyak karena belum syuting filmnya. Saya ingin melihat peranan gender, tapi ketika berada di situasi yang cukup ekstrem seperti kondisi panas, nyari air aja susah. Akhirnya kita akan lihat human nature dengan peranan gender masing-masing saat di dorong di titik ekstrem seperti apa,” beber Mouly saat ditemui Muvila di Institut Francais d'Indonesie (IFI), Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ide cerita Marlina The Murderer in Four Acts awalnya datang dari sutradara senior Garin Nugroho. Menurut Mouly, Garin merasa pengalamannya saat melihat kehidupan perempuan Sumba sangat menarik untuk dijadikan film. Ia mengungkapkan beberapa kali menyaksikan adegan perkelahian ekstrem di Sumba. Kemudian, Garin pun mempercayakan Mouly untuk menulis skenario bersamanya dan Rama Adi (produser film Marlina The Murderer in Four Acts) serta mengeksekusi cerita tersebut.

“Bukan masalah kekerasannya, tapi ada culture atau sifat yang kesatria dan sebagainya. Tetunya saat jalan itu menimbulkan masalah bawa kepala manusia. Cerita itulah yang kemudian menggagas film ini. Kalau tafsirnya semakin luas semakin bagus karena nanti kan kita terkejut,” imbuh Garin, yang sebelumnya menyutradarai Mata Tertutup dan Guru Bangsa: Tjokroaminoto itu.

Dengan menggarap film Marlina The Murderer in Four Acts ini, Mouly akan mendapat pengalaman pertama membuat film dengan latar di luar Jakarta. Sebab, latar tempat dua film terdahulunya, Fiksi. dan What They Don't Talk About When They Talk About Love, berlokasi di Jakarta. Terlebih, film ini juga akan memperkenalkannya dengan budaya Sumba yang benar-benar baru baginya.

“Yang pasti film ini sebuah kehormatan buat saya. Saya merasa tertantang dengan cerita Mas Garin karena ini beda dengan film yang biasa saya buat. Waktu saya ke Sumba, menurut Sumba itu sangat indah dan punya culture yang sangat spesifik dibandingkan daerah-daerah lain yang saya pernah lihat. Saya ingin bisa menangkap keunikan itu,” jelasnya.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD