Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Selasa, 05 April 2016

Duh, Usai Melahirkan Mahasiswi Asal Sumba Ini Buang Bayinya

LA mahasiswi yang masih kuliah di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Malang dibawa tim Kasat Reskrim Polres Malang ke Polres Kota Malang untuk dimintai keterangan, Minggu (3/4/2016).
Malang, Jawa Timur - Seorang mahasiswi PTS Kota Malang benar-benar tega membuang bayi perempuan yang baru dilahirkannya sendiri, di sungai kawasan Jalan Hasyim Ashari, Klojen.

Mahasiswi itu berinisial LA (21), warga Sumba NTT, yang akhirnya ditangkap Satuan Reskrim Polres Malang Kota, di tempat kosnya, sekitar pukul 14.00 tadi, tak jauh dari lokasi pembuangan bayi perempuan baru berumur satu hari itu.

Salah satu petugas Rescue Pakem, Agus Demit, mengatakan, begitu mendengar informasi itu, Polsek Klojen bersama Reskrim langsung menyisir kawasan kos-kosan. Alhasil, LA berhasil ditangkap, satu jam setelah penemuan bayi.

“Jadi siang tadi langsung ditangkap pelakunya, sementara bayi kami bawa ke kamar mayat RS Saiful Anwar,” kata Demit.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Tatang Prayitno Panjaitan saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) juga menggeledah tempat kos yang terletak sekitar 10 meter dari TKP mayat bayi ditemukan. Sebab, menurut warga setempat ada perempuan yang hamil tinggal di kos tersebut.

Dari penggeledahan tersebut, pihaknya menciduk perempuan berinisial LA, yang berasal dari Sumba NTT. Serta ditemukan obat-obatan untuk menggunggurkan kandungan di dalam kamar kos L.

Pemilik kos Ahmad Roda'i mengatakan LA masuk ke kosannya sudah dalam keadaan hamil. "Dia masuk kosan sudah dalam keadaan hamil, melahirkan," ujarnya , Minggu (3/4/2016).

Menurut Roda'i, LA melahirkan bayi perempuan tersebut di rumah kos di dalam kamar mandi tanpa sepengetahuan teman-teman kos yang lain.

"Di kosan hanya ada tiga anak, mereka juga tidak tahu jika LA melahirkan. Tadi saya dengar dari tetangga, ia melihat semalam LA menuju arah sungai dan membuang sesuatu berkresek hitam, bunyinya gedebug, katanya," tambahnya.

Saat ini mayat bayi perempuan tersebut dibawa ke rumah sakit RSSA Kota Malang. Sedangkan LA dibawa ke Polres Kota Malang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sumber: malangvoice dan malangtimes
Comments
11 Comments

11 komentar:

Sisilia Gollu Wola mengatakan...

Y ampun TUHAN TLNG mama ewwww, knp km tega bgt so sad 😔 😔, slmt jln malaikt kcil yg tak brdsa,

Unknown mengatakan...

Terkadang akibat begitu berat jika dibanding dgn sebab yg telah kita pilihkan dimasa lalu.

Hukum2 Tuhan begitu mudahnya kita abaikan, tapi kita tdk pernah dapat terhindar dari akibatnya.

Yosefina Fiona Valentine mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Ardinya Ardinya mengatakan...

Sungguh teganya km menbuang banyimu yg blm berdosa

yuli kemmy mengatakan...

Dimana perasaan kita, membuang darah daging sendiri sungguh kejam. Apalagi seorang bayi tanpa dosa, di buang di tempat yang tidak selayaknya. Kita patut menerima segala konsekuensi yang ada meskipun di luar keinginan kita. Mudah-mudahan ini pelajaran yang berharga buat kita semua.

susan wayan mengatakan...

Tdk ad ht

Antonius Kosmas Harce Dawa mengatakan...

Memnag mc tdk punyan hati nurani dan ksih syng,mcntdk punya tggung jwb.drah daging sndri d buang,bayi itu tdk berdosa kau prempuan yg brdosa brat smaga ALLAH mngampuni dosamu suatu saat klak.mungkin bru kau yg mnhgotori nama sumba d malang sini.

Antonius Kosmas Harce Dawa mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Ratniwati Seni mengatakan...

So sad.. :(

Vhyn Ina mengatakan...

arroge morri

adhy kaleka mengatakan...

jika tidak mampu mempertanggungjawabkan apa yang di perbuat, maka jangan sekali sekali melakukan perbuatan hina itu yang berujung pada perbuatan keji tersebut.

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD