Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 04 Maret 2016

Wabup Sumba Timur Optimistis Reformasi Birokrasi Berjalan

Waingapu - Sampah rumah tangga dan kebersihan serta keindahan Kota Waingapu rupanya masih menjadi persoalan serius yang perlu mendapat solusi terbaik dari pemerintah.
 
Wakil Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali menegaskan, pihaknya tengah memikirkan untuk membentuk satu Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) baru yang dinamai Dinas Tata Kota, Kebersihan dan Pertamanan (TKKP).

Dengan terbentuknya SKPD tersebut, mantan Kabid Prasja Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Kabag Pembangunan Setda Sumba Timur itu yakin, kebersihan dan keindahan wilayah Kota Waingapu sebagai barometer Kabupaten Sumba Timur akan lebih terjamin.

"Sekarang ini yang menangani masalah kebersihan dan keindahan Kota Waingapu adalah Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) dan salah satu bidang di Dinas PU. Ke depan ini harus diubah sesuai dengan keinginan kita terkait dengan reformasi birokrasi, di mana hanya satu SKPD Dinas Tata Kota, Kebersihan dan Keindahan yang menangani masalah tersebut agar lebih fokus," tegasnya, Senin (29/2).

Selain pembentukan Dinas TKKP, ia juga menyoroti penegakan disiplin ASN. Menurutnya, hal tersebut sudah ditegaskannya ketika memimpin apel ASN, Senin pagi lalu. "Di apel ASN sudah saya tegaskan terkait dengan penegakan displin ASN karena ada laporan bahwa terdapat sejumlah ASN di lingkup Pemkab Sumba Timur yang tidak menjalankan tugas, fungsi dan kewajibannya dengan baik selama ini. Ini harus ditindaklanjuti, karena aturan ASN sekarang sangat ketat bahkan mereka (ASN) yang melanggar aturan berat bisa dipecat," ingatnya.

Pembentukan Dinas TKKP demikian Umbu Lili, tergantung terbitnya pengganti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41/2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah  karena adanya sejumlah SKPD yang harus diserahkan pemerintah kabupaten dan menjadi kewenangan pemerintah pusat/provinsi seperti Dinas Kehutanan.

Terkait upaya lebih mempercepat proses pembangunan di Sumba Timur, menurut Umbu Lili, di tahun  proses tender proyek pemerintah lebih dipercepat.

"Proyek-proyek yang membutuhkan konsultan perencana harus sudah melelang proyeknya kepada pihak konsultan paling lambat pada bulan Maret ini. Sedangkan untuk pengerjaan fisik semua proyek pemerintah sudah harus dimulai paling lambat pada bulan Mei nanti," tandasnya.

Terpisah, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Sumba Timur Gerard Haling Palekahelu mengungkapkan, untuk pendapatan dalam APBD Sumba Timur tahun 2016 sebesar Rp 1.119.365.077.870 sedangkan untuk belanja langsung dan belanja tidak langsung dialokasikan sebesar Rp  1.174.726.389.170.

"Belanja tidak langsung itu berupa belanja pegawai, belanja hibah, belanja bagi hasil kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintahan desa serta belanja tidak terduga. Untuk belanja langsung berupa belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal," pungkasnya. (jun/ays)

Sumber: timorexpress
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD