Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Selasa, 01 Maret 2016

Revolusi Pertanian di SBD Berhasil

Bupati dan Wabup SBD MDT-DT saat menyambut kedatangan Staf Ahli dari kementrian Pertanian untuk melihat langsung hasil panen masyarakat SBD, Selasa (01/03)
Tambolaka - Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Markus Dairo Talu,SH dan Wabup Drs. Ndara Tangguu Kaha, Rabu (24/2) melakukan panen raya jagung dan menyempatkan diri melihat belasan hektare tanaman tomat pada kelompok tani Lolo Winni di Kecamatan Wewewa Timur. 
Pada kesempatan itu, Markus Dairo Talu mengatakan, panen raya jagung merupakan panen raya perdana di Kabupaten SBD. Dirinya sangat senang, karena ternyata revolusi pertanian yang dicanangkannya akhirnya berhasil.

"Saya sangat gembira dan bangga melihat tanaman jagung dan tomat tadi karena tanaman-tanaman ini tumbuh subur. Saya kira revolusi pertanian akhirnya membawa hasil bagi masyarakat SBD dan terima kasih kepada kelompok tani Lolo Winni yang punya inisiatif luar biasa," katanya.

Bupati yang akrab disapa MDT itu mengatakan, dalam panen langsung dilakukan perhitungan teknis dan ternyata hasilnya per hektare tanaman jagung menghasilkan 6,6 ton jagung.

Ia berharap agar hasil panen yang ada dapat menambah motivasi petani untuk lebih meningkatkan produktivitas hasil panen dan semoga hasil panen dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Selain itu, diharapkan pula para petani dapat bercocok tanam sesuai yang disarankan penyuluh pertanian.

"Jagung di seluruh SBD semua bagus-bagus, sehingga kami komunikasi dengan pengusaha di Jakarta dan dalam minggu ini pengusaha Jakarta akan datang dan membeli jagung petani SBD tentu dengan harga yang bagus," ujarnya.

Ditambahkan, selain jagung, petani juga mengembangkan komoditas tomat dan cabe. Karena itu, SBD kelak tidak lagi mendatangkan komoditas-komiditas itu dari luar daerah, tapi SBD akan memenuhi sendiri pasar-pasar yang ada dengan komoditas sendiri.

MDT berjanji akan membangun jalan masuk sejauh 3 kilometer yang diminta petani kelompok Lolo Winni serta akan memberikan sejumlah handtraktor dan bibit unggul secara gratis.

Sementara, ketua kelompok tani Lolo Winni David Bobo mengatakan, jagung yang dikembangkan poktan Lolo Winni tersebar di lahan seluas 30 hektare dan sementara dikembangkan lagi 13 hektare lahan jagung. Sementara tomat baru 1 hektare ditambah komoditas lain seperti kacang panjang, kacang buncis dan lombok.

Dihadapan Bupati, David meminta Pemkab SBD untuk memperhatikan dan membangun jalan usaha tani sepanjang 3 kilometer, agar dapat mempermudah akses para petani.

"Kami minta jalan masuk ke usaha kami bisa diperbaiki, karena jalan itu sangat tidak layak," katanya.

Untuk diketahui, sebelum dilakukan panen raya, dihadapan Bupati dan Wakil Bupati, Kepala Desa Tewatana Yohanis Bulu mengukuhkan 30 anggota kelompok tani Lolo Winni. (r1/ays)

Sumber: timorexpress
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD