Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 24 Maret 2016

Prihatin, Arie Kriting Ajak Mahasiwa Indonesia Timur Hidup Damai

Arie Kriting
Jakarta - Bentrok antar mahasiswa Asal Maluku dan Sumba di sekitar kampus Universitas Wisnuwardhana, Kota Malang, Minggu (20/3/2016) lalu yang menyebabkan tewasnya mahasiswa asal Maluku, mengundang komentar dari komedian stand up comedy Arie Kriting yang juga berasal dari Indonesia Timur.

Lewat twitter Arie Kriting yang mengawali karirnya di panggung-panggung kecil bersama komunitas pelawak tunggal Stand Up Indo Malang tersebut Menyayangkan insiden yang terjadi di Kota Malang melibatkan oknum mahasiswa dari Indonesia Timur padahal menurutnya selama bertahun-tahun kita hidup damai di sana.

Juara 3 Stand Up Comedy Indonesia itu menyebutkan dirinya bertahun-tahun merasakan menjadi bagian dari warga Malang dan Kota Malang tempat yang ideal mencari Ilmu.

"Arema itu fair dan welcome. Saya betah dan merasa diterima di Malang. Menjadi bagian dari Aremania, itu kebanggaan tersendiri. Anak-anak Timur yang menimba ilmu di sana juga dulu hidup damai dan berdampingan. Tidak ada masalah berarti yang terjadi", Tulisnya

Arie mengisahkan, saat pertandingan bola Liga Kelimutu Cup di Malang yang diselenggarakan paguyuban mahasiswa NTT, selalu bertemu dengan berbagai etnis orang timur namun tidak ada Tidak ada masalah kalaupun ada gesekan saat pertandingan bola namun tidak melibatkan SARA. hal yang sama jika ada acara dansa, jarang sekali ada masalah. Semua kelompok dari semua kalangan bisa hadir tanpa ada masalah.

"Saya ingat dulu abang Andi Ima, orang Loli Sumba Barat bikin acara. Dari Sulawesi, Maluku, dan Papua tumpah ruah. Tidak ada masalah", kisahnya.

Arie Berharap Semoga tidak ada lagi isu perseteruan antara pemuda, utamanya basudara dari Kawasan Timur Indonesia. Dirinya mengajak untuk bisa hidup dalam damai.

diberitakan sebelumnya Nasehon Leplepem (23) asal Maluku mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika (STMIK) ASIA Malang tewas setelah mengikuti acara pengukuhan komunitas mahasiswa rantau di Universitas Wisnu Wardhana Malang. Nasehon meregang nyawa usai ditikam di bagian dada sebelah kanan oleh kelompok mahasiswa dari Sumba, NTT.

Karena merasa tidak aman, Sebanyak 214 mahasiswa asal Sumba dipulangkan ke daerah asalnya di Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (23/3/2016), mereka terdiri dari 150 mahasiswa Universitas Wisnuwardana dan 64 lainya dari berbagai Universitas yang ada di Kota Malang. Sebagian besar dari mereka merupakan mahasiswa yang menetap atau tinggal di rumah kost di kawasan Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang. (snd)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD