Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Senin, 21 Maret 2016

Kronologi Tawuran Mahasiswa Asal Sumba dan Maluku Di Malang

Pihak Kepolisian saat mengamankan TKP tawuran antar mahasiswa Sumba dan Maluku
Malang, Jawa Timur – Nasehon Leplepem atau Moger (22) tewas dalam bentrok di sekitar kampus Universitas Wisnuwardhana merupakan mahasiswa STIMIK Asia, Minggu (20/3/2016). Mahasiswa asal Maluku itu menghebuskan nafas terakhir, setelah terlibat bentrik sesama mahasiswa.

1. Sabtu (19/3/2016) malam, kelompok mahasiswa Maluku melakukan pelantikan organisasi mahasiswa kedaerahaan di Aula Universitas Wisnuwardhana Malang, berada di lantai 3.

2. 00.05 WIB, tujuh orang (teridentifikasi dari Sumba) masuk ke lokasi acara dan ingin ikut acara itu. Ada kesalahpahaman dalam pembicaraan itu. Panitia mengharapkan kelompok Sumba berpakaian rapi jika ingin ikut acara itu.

3. Kelompok mahasiswa Sumba meninggalkan lokasi.

4. 00.30 wib, kelompok mahasiswa tersebut datang lagi kali ini sekitar 11 orang. Salah satunya terlihat membawa parang.

5. Tetua Komunitas Maluku di Malang, Fredy Jhon Kainama, yang ikut acara itu mengajak kelompok pendatang keluar dari aula.

6. Kelompok pendatang mengayu-ayunkan parang, sehingga membuat kelompok Maluku marah.

7. Beberapa orang kelompok pendatang mengeluarkan parang dan pisau, namun berhasil diusir keluar aula oleh kelompok Maluku.

8. Kelompok Maluku kemudian berkumpul kembali ke aula dan berdikusi apakah acara dilanjutkan atau bubar. Mereka sepakat bubar.

9. 01.00 wib, beberapa orang turun ke lantai dua dan dihadang oleh kelompok pendatang tadi. Cekcok dan bentrok tidak terhindarkan, mulai dari tempat parkir hingga gang antara Unida dan PDAM.

10. Lima orang di antaranya Fredy dan Nasehon Leplepem atau Moger, berhadapan dengan beberapa orang. Dalam situasi bentrok itu, Moger ambruk bersimbah darah.

11. Kelompok Maluku berhasil memukul mundur kelompok Sumba.

12. Kelompok Maluku membawa Moger ke RS Lavalette namun meninggal dunia dalam perjalanan karena kehabisan darah. 

Sumber: surya.co.id
Comments
4 Comments

4 komentar:

yiwa mengatakan...

Saya orang sumba.turut berduka atas gugurnya anak muda ambon. Berdamailah sebelum ada korban berikutnya.

Anonim mengatakan...

Usut tuntas dan pelakunya harus dihukum setimpal perbuatannya. Turut berduka....

Oliver Vineki mengatakan...

Kita semua basaudara brow,jangan ada pertikaian antar kita sesama.

Alyne Oyi mengatakan...

Berdamai lah ..

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD