Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Selasa, 29 Maret 2016

D’Kross Community Bertemu Forkompinda NTT Bahas Masalah Mahasiswa Sumba dan Maluku

Gubernur NTT Frans Lebu Raya (kanan), Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Siswoyo dan Ade Herawanto (dua dari kiri) melakukan pertemuan di atas kapal perang KRI Lauser, Senin (28/3)
Kupang - Pemulangan sejumlah mahasiswa asal Sumba NTT dari Kota Malang menyusul peristiwa bentrok antar-mahasiswa Sumba dan Maluku direspon cepat Pemda setempat. d’Kross Community diundang ke Kupang, Nusa Tenggara Timur  untuk  perdamaian seluruh pendatang di Kota Malang.
 
d’Kross Community melakukan sejumlah pertemuan dengan  Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Siswoyo yang juga arek asli Malang dan pertemuan dengan Gubernur NTT Frans Lebu Raya serta jajaran Forkompimda  (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) NTT, Senin (28/3).

Front man d’Kross Community Ir.H Ade Herawanto,MT  menjelaskan pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diawali jamuan makan malam.

Menariknya,  pertemuan  yang juga dihadiri Wakapolda NTT,Kajati, Kepala BIN, Danlatamal VII Kupang, Danrem dan para komandan satuan  ini  berlangsung di kapal perang KRI Lauser.

Lebih lanjut, Ade sapaan akrabnya menuturkan bahwa insiden penyerangan terhadap kelompok mahasiswa asal Maluku  oleh kelompok mahasiswa  Sumba NTT di  Malang dua pekan lalu sangat disesalkan oleh d’Kross Community dan Brigjen TNI (Mar) Siswoyo.

Karena itu, Siswoyo yang asal Bunul Kota Malang ini  segera mengundang d’Kross Community untuk melakukan kunjungan ke NTT sekaligus membahas masalah ini dengan Forkompinda NTT.

Ini dinilai tepat sebab sebelum ini d’Kross Community telah aktif menginisiasi ikrar perdamaian diantara kelompok pemuda pendatang yang sempat bertikai di Malang.

‘’Kami datang ke  Kupang kali ini guna memenuhi undangan Brigjen TNI (Mar) Siswoyo sekaligus melakukan pertemuan tertutup yang sangat  penting dan bermanfaat. Khususnya untuk  menjaga kedamaian dan kondusifitas suasana di Kota Malang,’’ serunya.

Ade menuturkan pertemuan itu juga ditindaklanjuti dengan nota kesepahaman  terkait ikrar damai dari warga Malang dengan  berbagai komunitas pendatang.

‘’Kami selalu welcome kepada siapapun pendatang tetapi mereka juga harus menjunjung tinggi perdamaian di Bumi Arema,’’  tandasnya.

Pria ramah ini menyatakan hal tersebut bukan hanya untuk pendatang dari suku tertentu tetapi berlaku juga untuk semuanya.’’Kita jaga bersama kondusifitas daerah dimana tanahnya kita pijak,’’ pungkasnya. (nug)

Sumber: klikapa

Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD