Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 19 Maret 2016

Cegah Kriminalitas, Bupati Sumba Barat Larang Bawa Parang Di Waikabubak

Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat periode 2016-2021, Drs. Agustinus Niga Dapawole dan Marten Ngailu Toni, SP
Waikabubak - Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole menginstruksikan para kepala desa dan lurah se-Kabupaten Sumba Barat melarang warganya membawa parang saat masuk ke Kota Waikabubak, ke kantor pemerintahan atau areal publik, kecuali mengikuti urusan adat.
 
Larangan itu dilakukan untuk mencegah adanya aksi kriminalitas di wilayah itu. Pemerintah mempersilahkan membawa parang bila ada urusan adat atau pergi ke kebun.

"Kalau datang ke Kota Waikabubak jangan bawa parang. Di kota ini tidak ada kebun, tidak ada hutan. Justru membawa parang membuat seorang mudah bertindak bila tersinggung atas tutur kata atau tindak tanduk seseorang," kata Niga, demikian Bupati Sumba Barat disapa.

Larangan ini juga merupakan respons terhadap permintaan Kapolda NTT, Brigjen Drs. Eustasius Widyo Sunaryo yang mengadakan kunjungan kerja ke daerah itu, Rabu 16/3/2016).
Bupati yang didampingi Wakil Bupati, Marthen Ngailu Toni, mengingatkan itu saat membuka acara forum SKPD di Aula Gedung Karya Siaga Waikabubak, Kamis (17/3/2016).

Selain itu, pemerintah dan dewan akan membicarakan bersama tentang perlu adanya peraturan daerah yang membatasi warga memotong hewan besar pada acara kematian. Misalnya cukup memotong 5 ekor. Namun kalau memotong lebih dikenakan denda per ekor Rp 2,5 juta.

Kebijakan ini ditempuh, kata Niga, untuk menimalisir aksi pencurian ternak di wilayah Sumba. (pet)


Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD