Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 04 Maret 2016

BPN Jangan Jadi Makelar Tanah

Waikabubak - Komisi A DPRD Kabupaten Sumba Barat meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) jangan menjadi makelar tanah tapi bekerja secara profesional melayani masyarakat sesuai ketentuan perundangan yang berlaku. Jagalah dan tegakkan aturan agar ada keadilan dan kebenaran bagi rakyat Sumba Barat.
 
Jimi Bulu, Kepala Bagian Pengukuran pada Kantor BPN Kabupaten Sumba Barat, memastikan lembaga BPN Sumba Barat bersih dari makelar tanah. Yang terjadi diluar adalah biro jasa dan BPN Sumba Barat tidak memiliki kuasa untuk melarangnya.

Demikian dinyatakan Ketua Komisi A DPRD Sumba Barat, Lazarus J.L.Wula ketika memimpin pertemuan dengan BPN di ruangan banggar DPRD Sumba Barat, Rabu (3/2/2016). Pertemuan itu membahas persoalan pengukuran tanah di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya. Dalam pertemuan hadir Kepala Desa Patiala Bawa, Luther L.Niga, dari pihak BPN hadir kepala bagian pengukuran, Jimi Bulu dan anggota dewan yang hadir Gerson Umbu Awang, Lukas L.Gallu, Moto Haba, Laka Seingu dan lainnya.

Ketua Komisi A, Lazarus J.L.Wula meminta Badan Pertanahan Nasional menghentikan sementara pengukuran 14 bidang tanah di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, yang diajukan pemohon Dewi Astuti, karena adanya keberatan warga setempat selaku pemililk tanah. Warga mengaku tidak pernah mengenal ibu Dewi Astuti sehingga keberatan bila BPN turun melakukan pengukuran. Warga mengaku menjual tanah kepada Hengky Mahenuk dan bukan kepada ibu Astuti.

Dalam pertemuan tersebut anggota dewan, Gerson Umbu Awang, Moto Haba dan Lukas L.Gallu meminta BPN menghentikan sementara pengukuran tanah sambil melakukan investigasi atas 14 bidang tanah yang diajukan guna memastikan bukti sah secara hukum sebagai prasyarat mengajukan pensertifikatan tanah.

Jimi Bulu menjelaskan, BPN bekerja secara profesional sesuai ketentuan perundagan yang berlaku. BPN wajib menindaklanjuti setiap permohonan yang masuk dan tentunya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Bila tidak menindaklanjuti maka BPN pasti dipersalahkan. (pet)

Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD