Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 28 Februari 2016

Rekrutmen Tenaga Kontrak Dispenduk Sumba Timur Tidak Transparan

Waingapu - Wakil Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali mengkritik sistem rekrutmen 20 tenaga kontrak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  (Dispenduk Capil) yang dinilainya tidak transparan.
 
Sementara, di tahun anggaran yang sama, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumba Timur membuka 205 lowongan tenaga kontrak yang diikuti sebanyak 2.767 pelamar.

"Tapi dari jumlah tersebut yang mengikuti testing sebanyak 2.736 orang. Dalam waktu dekat ini akan diumumkan hasilnya dan ini dilakukan secara transparan. Tapi di Dispenduk dan Capil rekrutmen 20 tenaga kontrak tidak dilakukan secara transparan dan itu yang dikritik keras oleh Wakil Bupati pak Umbu Lili Pekuwali dalam rapat bersama asisten dan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di ruang rapat utama bupati, Senin (22/2). Jika rekrutmen tenaga kontrak Dispenduk dan Capil itu sudah berjalan dan tidak bisa dihentikan akan menjadi pelajaran bagi semua di tahun selanjutnya tapi jika masih bisa dihentikan jauh lebih baik," jelas Asisten Tata Praja Setda Sumba Timur Domu Warandoy, Selasa (23/2).

Menurut Domu, di rapat tersebut Wabup Umbu Lili Pekuwali juga mengintruksikan agar seluruh pimpinan SKPD melakukan pelelangan pengadaan barang dan jasa paling lambat bulan Mei.

"Ini agar lebih cepat proses pembangunan setelah pelelangan proyek-proyek pemerintah itu. Demi efisiensi waktu karena lebih cepat itu akan lebih baik," paparnya.

Dikatakan, Bupati Gidion Mbilijora menekankan terkait pelaksanaan raker pamong praja yang harus bersamaan dengan musrenbang kabupaten dan di tahun 2016 ini direncanakan bulan Maret. Untuk itu sambungnya, perlu persiapan yang matang dari instansi terkait serta pimpinan SKPD yang lain agar menyampaikan data/informasi yang dibutuhkan oleh SKPD penyelenggara agar raker pamong praja dan musrenbang dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur sebagaimana disampaikan pada kampanye pemilukada lalu.

Domu menegaskan, untuk Alokasi Dana Desa (ADD) sesuai penjelasan Bupati Gidion Mbilijora dalam rapat tersebut, terdapat tiga sumber yaitu APBN sebesar Rp 87.753.294.000. Dana perimbangan 10 persen sebesar Rp 65.662.803.900 dan 10 persen dari pajak serta retribusi daerah sebesar Rp Rp 1.575.885.200.

Total ADD sebesar Rp 154.991.983.100 dan kemungkinan bertambah atau berkurang karena sangat tergantung dari realisasi pajak dan retribusi daerah serta bagi hasil pajak. "Juga masih terdapat Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik sebesar Rp 227.709.610.000 yang belum ditampung dalam APBD 2016 mengingat Perpres 137/2015 terlambat diperoleh setelah penetapan APBD 2016.

Karena itu, perlu dilakukan penyesuaian APBD tahun 2016 melalui mekanisme perubahan Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD Tahun 2016.

Menurutnya, DAK non fisik berupa bantuan operasional PAUD sebesar Rp 2.628.000.000, tunjangan operasional guru Rp 52.949.348.000, biaya operasional kesehatan Rp 6.842.000.000, akreditasi rumah sakit Rp 480.640.000 dan jaminan persalinan Rp 2.330.082.460. (jun/ays)

Sumber: timorexpress
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD