Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 12 Juli 2015

Polres Sumba Barat Dan Sumba Timur Serius Tangani Kasus Pencurian

Waikabubak - Kapolres Sumba Barat, AKBP Yakub Dedy Karyawan, S.IK, mengatakan, aparat kepolisian Polsek Loura dibantu Satuan Reskrim Polres Sumba Barat sedang menyidik kasus perampokan di Kampung Kelembu Ede, Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Selasa (7/7/2015), yang diduga kuat diotaki orang besar di kabupaten itu.

Karenanya, Kapolres Yakub berjanji menangkap dan memroses siapa saja para pelaku perampokan, termasuk orang besar yang mengotaki aksi perampokan yang menyebabkan korban Mateus Ngongo Bulu menderita sejumlah luka karena terkena lemparan batu dan benda tajam lainnya. Mateus juga kehilangan 8 ekor kerbau, dua buah parang hulu gading dan hulu tanduk kerbau dan barang berharga lainnya.

Kapolres Yakub berjanji menempatkan hukum dengan benar dan tegas dalam menegakkan hukum terhadap semua pelaku tanpa pandang bulu demi menciptakan suasana kondusif di wilayah hukum Polres Sumba Barat.

'Saya tidak main-main. Semua pelaku, termasuk orang besar yang diduga kuat mendalangi aksi perampokan akan dilibas habis. Semua pelaku harus ditangkap dan diproses hukum demi penegakan hukum di wilayah ini," tegas Kapolres AKBP Yakub Dedy Karyawan di ruang kerjanya, Jumat (10/7/2015).

Menurutnya, hingga sekarang baru empat pelaku yang berhasil ditangkap, yakni David Mori Uma (27), Fransiskus Bora alias Rani alias Rani Sapu Lete (19), Frangky Sapulete (29), Timotius Lede Kadi alias Timo (42) selaku kepala dusun.
Sedangkan para pelaku lainnya sedang dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kapolres Yakub menyebutkan, Rani Sapu Lete dan Frangky Sapulete adalah mantan narapidana Lapas Waikabubak dalam kasus penyerangan dan penganiayaan yang baru sehari menghirup udara segar terlibat dalam aksi perampokan malam itu.

Kapolres juga menyayangkan perilaku Kepala Dusun, Timotius Lede, yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat, justru terlibat dalam aksi kejahatan perampokan itu.

Kapolres Yakub mengimbau seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum polres Sumba Barat untuk bersama-sama menggalang kebersamaan demi terciptanya suasana kondusif bagi masyarakat.

Kapolres Yakub berencana mengundang Bupati Sumba Barat, Sumba Tengah dan Bupati SBD dan pihak terkait untuk mengadakan pertemuan bersama membahas strategi pengamanan demi terciptanya suasana kondusif bagi masyarakat di daerah itu.

Sementara itu Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Lewa berhasil menggagalkan pencurian kerbau, Sabtu (4/7/2015), sekitar pukul 03.00 Wita. Polisi mencokok tiga orang pelaku, sementara dua pelaku lainnya melarikan diri.

Kapolres Sumba Timur, Dr. Supriyanto, M.Si, melalui Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Lewa, Iptu Mulyo Hartomo, SIK, mengatakan, tiga pelaku yang ditahan Bili, Anton dan Melki. "Yang melarikan diri Umbu selaku sopir truk dan Bulu Iwu," sebut Hartomo saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2015).

Secara kronologi, Hartomo menjelaskan, polisi mendapat info ada truk yang masuk lokasi penggalian sirtu di Desa Kambuhapang, Kecamatan Lewa. Lokasi tersebut sering terjadi pengangkutan hewan curian.

Polisi langsung mengecek ke lokasi pada Sabtu dini hari. Di lokasi polisi menemukan sebuah truk sedang mengangkut kerbau sebanyak 8 ekor. Di lokasi juga ditemukan lima orang pelaku. "Saat anggota melakukan pengecekan kerbau, pelaku berusaha menghindar. Kerbau tanpa KKMT. Polisi langsung mengamankan barang bukti beserta pelaku. Namun dua orang berhasil kabur," jelas Hartomo.

Selain pelaku, lanjutnya, polisi berhasil mengamankan seorang pembeli kerbau. Hartomo tidak membeberkan identitas pembeli kerbau dimaksud. "Para pelaku beserta barang bukti berupa kerbau, tali dan truk telah diamankan di polsek," katanya.

Lebih lanjut Hartomo mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara pelaku mengakui perbuatannya. "Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Hartomo.

Informasi yang dihimpun, truk pengangkut kerbau curian bernama Sinar Terang. Ternak curian tersebut akan dibawa ke Waikabubak, Sumba Barat. Aksi pencurian kerbau ini diduga melibatkan oknum polisi yang bertugas di Polres Sumba Barat. Dikonfrontir tentang keterlibatan anggota polisi, Hartomo mengatakan, "sedang dalam penyelidikan." (pet/aca))



Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD