Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 10 Juli 2015

Awas! Ambil Air Malam Hari Bisa Kena Malaria

Jakarta - Hasil penelitan Andi Alfian Zainudin, menunjukan hubungan antara kasus malaria dan kebiasaan warga keluar di malam hari untuk mengambil air di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur

Hal ini terungkap saat Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menggelar sidang terbuka promosi Doktor, Andi Alfian Zainudin dengan disertasi Managemen Malaria Berbasis Wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Studi Variabilitas Dinamika Transmisi dan Variabilitas Respon Imun Terhadap Masyarakat, bulan juni 2015 lalu.

Andi mengatakan, Indonesia menjadi negara yang belum bebas dari malaria. Terdapat kesenjangan kasus malaria di Indonesia dengan tiga besar Annual Parasies Incidence terbanyak berturut-turut. Papua 29,63 per 1000 penduduk, Papua Barat 20,85 per 1000 penduduk dan Nusa tenggara timur 12,81 per 1000 penduduk tahun 2014.

“Hal itulah kenapa saya melakukan penelitian penyelesaian disertasi di provinsi NTT,” ungkapnya.

Penelitian tersebut bermaksud agar mendapatkan model manajemen malaria berbasis wilayah di mana sampel di ambil dari empat desa di Sumba Barat Daya yang memiliki perbedaan prevelensi malaria dan perbedaan ekosistem yaitu Desa Mata Kapore, Waikarara, Kahale, Karang Indah.

Lebih Lanjut hasil penelitannya menunjukan terdapat perbedaan di empat desa tersebut dalam hal jenis parasit,densitas parasit,kepada nyamuk dan kebiasaan keluar di malam hari dengan alasan terbanyak mengambil air. Jarak Rumah dari tempat perindukan nyamuk.

Penelitian ini menghasilakan algoritma manajemen malaria berbasis Wilayah yang memuat manajemen kasus, manajemen faktor resiko,integrasi Klinik malaria dan klinik sanitasi serta keterlibatan lintas sektor utamanya di luar sektor kesehatan. Antara lain peran dinas pekerjaan umum dalam penyediaan air bersih dengan perpipaan langsung kerumah rumah, penduduk, peran Dinas Pertanian dalam pengelolaan persawahan agar bebas Jantik Nyamuk.

“Peran Dinas Perternakan dalam pemeliharaaan ternak besar sebagai barne gigitan nyamuk kebiasaan keluar di mala hari dan adat pesta yang berpotensi memungkinkan tergigit nyamuk Vektor Malaria,” pungkasnya.

Sumber: pojoksatu.id
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD