Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 18 Juni 2015

Pewaris Kerajaan Se-Sumba Dialog dan Silaturahmi Di SBD

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs. A. Umbu Zaza saat pembukaan dialog dan silahturahmi Raja-Raja Se-Sumba di hotel sinar tambolaka, SBD
Tambolaka - Pengaruh kebudayaan dari luar yang akhir-akhir ini menggerus eksistensi budaya lokal menjadi perhatian pemerintah Provinsi NTT melalui dinas pendidikan dan Kebudayaan propinsi Nusa Tenggara Timur dengan menggelar Dialog kebudayaan dan silahturahmi Raja-raja Se-Sumba yang tahun 2015 ini dilaksanakan di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Kegiatan yang digelar di hotel sinar tambolaka ini sebagai salah satu program untuk kembali menyusun dan melestarikan kembali budaya asli warisan masyarakat pulau sumba.
 
Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya dalam sambutannya saat pembukaan dialog dan silahturahmi Raja-raja Se-Sumba, Rabu (17/06)  yang disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs. A. Umbu Zaza  berharap kegiatan dialog dan sahturami para Raja Se-Sumba ini akan lebih memperekat kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat yang ada di pulau Sumba.

Umbu Zaza mengatakan Pengaruh era globalisasi saat ini menjadi salah satu ancaman besar yang bisa melunturkan dan bahkan menghilangkan kebudayaan lokal. Pemangku kebudayaan yang ada di pulau Sumba untuk bisa bersama-sama melakukan dialog dan komunikasi agar dapat terwujud sebuah bentuk pendidikan untuk dapat menanamkan embrio serta menanamkan pengetahuan kepada generasi bangsa agar tidak hanya sekedar berilmu namun juga mencintai dan melestarikan warisan budaya yang ada dan telah diwariskan secara turun-temurun.

Ia berharap semoga melalui dialog yang dilakukan dapat melahirkan pemahaman yang sama terhadap pewaris kerajaan yang ada di Pulau sumba serta dapat disesuaikan dengan pembangunan di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Penanggung jawab kegiatan dialog kebudayaan dan silahturahmi Raja-raja Se-Sumba, Dewa Ayu Putu Susilowati saat di temui MoripaNews Online di sela-sela acara pembukaan mengatakan  Dialog dan silaturahmi para Raja ini sebagai sarana pemberdayaan lembaga adat serta pengembangan berbagai budaya daerah yang ada di Nusa Tenggara timur dengan tujuan memfasilitasi kepentingan dunia pendidikan guna membentuk jati diri karena memiliki kekayaan budaya.

Ayu menambahkan, dialog budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk melahirkan kesepakatan dan kesamaan dalam membangun kebudayaan di Nusa Tenggara Timur dan hal ini tidak terlepas dari peran berbagai elemen masyarakat seperti pewaris kerajaan, pemangku kerajaan, pemangku adat, budayawan dan pemerhati budaya.

Hadir dalam kegiatan pembukaan dialog dan silahturahmi silahturahmi Raja-raja Se-Sumba yaitu  para Pewaris Kerajaan yang pernah ada di pulau Sumba, budayawan, tokoh masyarakat dan kepala dinas kebudayaan dan pariwisata se-Sumba.(snd)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD