Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 10 Mei 2015

Sakit Gula, Bupati Sumba Batal Ditahan

Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, didampingi istri dan puteranya, Gregorius H.B.L Pandango, saat hendak dibawa ke RSB Kupang
Kupang -Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, resmi berstatus tahanan kota oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT. Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan 158 unit sepeda motor pada Bagian Perlengkapan Setda Kabupaten Sumba Barat TA. 2011 senilai Rp 3,2 miliar, tak dibui karena sakit.
 
Pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap dua) dilakukan tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Waikabubak, Jumat (8/5).

Jubilate yang didampingi penasehat hukum (PH), Lorens Serworwora dan Wahab, koperatif memenuhi panggilan penyidik untuk proses tahap dua. Turut mendampingi, puteranya, Gregorius H.B.L Pandango yang adalah Ketua DPRD Sumba Barat.

Orang nomor satu di Sumba Barat itu tiba di Kantor Kejati NTT, Jl. Adhiyaksa No. 1, Kupang, sekira pukul 09.00 Wita. Dan langsung dilimpahkan penyidik Kejari Waikabubak ke JPU Bidang Tipidsus Kejati NTT, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan berkas perkara dan tersangka.

Usai pemeriksaan berkas perkara dan tersangka, Jubilate lalu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dr. Agustinus Sarambu di ruang Asisten Tipidsus.

Di luar dugaan, rencana JPU untuk menjebloskan Jubilate ke Rumah Tahanan (Rutan) Kupang, terpaksa dibatalkan, karena dari hasil pemeriksaan, dokter menyatakan tekanan darah Jubilate sangat tinggi (hipertensi) dan gula darah (diabetes). Dokter merekomendasikan agar Jubilate harus menjalani perawatan medis, karena kondisinya tidak bisa menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kupang.

Berdasarkan rekomendasi dokter tersebut, JPU langsung berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Bhyangkara (RSB) Kupang untuk melakukan perawatan medis terhadap Jubilate.

Jubilate yang menggunakan tongkat, terlihat dibopong puteranya Gregorius H.B.L Pandango, keluar dari ruang JPU, dan langsung dibawa menggunakan mobil Kejati ke RSB Kupang. Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Ridwan Angsar, yang dikonfirmasi, mengatakan, Jubilate ditetapkan sebagai tahanan kota selama 20 hari ke depan, karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk menjalani kurungan badan di Rutan.

"Gula darah pak Jubilate sesuai hasil pemeriksaan dokter naik sampai 530, sehingga disarankan untuk suntik insulin. JPU segera rampungkan surat dakwaan untuk pelimpahan perkara ke Pengadilan Tipikor Kupang," ujar Ridwan.

Lorens Serworwora selaku PH terdakwa, mengatakan pihaknya menghargai proses hukum yang dilakukan pihak Kejaksaan. Harapannya, perkara ini cepat disidangkan di Pengadilan, sehingga kliennya cepat memperoleh kepastian hukum.

"Kita selalu koperatif. Sejak tiga tahun terakhir ini pak Jubilate sakit gula, dan menyebabkan luka pada kaki bagian kanan, sehinga harus pakai tongkat," jelas mantan Kajati NTT itu. Terpantau, selama proses tahap dua Bupati Jubilate, Kantor Kejati NTT dijaga ketat oleh puluhan personil dari Brimobda NTT, Dit Shabara Polda NTT, dan Polres Kupang Kota. Jubilate dalam kasus ini diduga melanggar prosedur penggunaan anggaran dana Silpa TA 2011/2012. Pengadaan sepeda motor awalnya disetujui dalam APBD sebanyak 25 unit, menggunakan dana DAU sebesar Rp 534.872.200.

Sesuai kebijakan Jubilate, jumlah motor ditambah menjadi 158 unit, dengan dana yang bersumber dari Silpa tahun 2011 sebesar Rp 2.754.225.800, sehingga total dana mencapai Rp 3,289 miliar lebih.

Jubilate diduga mengambil kebijakan tanpa meminta persetujuan DPRD. Padahal, pengadaan motor bukanlah sesuatu yang darurat, sehingga dengan kewenangan bupati dapat mengambil kebijakan tersebut. Bahkan, Jubilate diduga membuat catatan disposisi yang berisi penunjukan langsung kegiatan itu kepada Fandy Tjiang selaku pemilik PT. Surya Baru Sejahtera. Dan, atas perintah dan hasil konsultasi dengan Bupati, pada Januari 2012, Maxi Nangge, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), membuat rencana umum pengadaan barang dan jasa Setda Kabupaten Sumba Barat, yang di dalamnya termasuk pengadaan sepeda motor. (joo/boy)

Sumber: timorexpress
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD