Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 20 Mei 2015

Di Pantai Londalima Ada Buaya

Waingapu - Laut Londalima di Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, sering muncul buaya. Kejadian terakhir dua minggu lalu, buaya sempat merayap sampai pasir sehingga ditonton warga.
 
"Dua minggu lalu buaya muncul. Saya lihat langsung bersama masyarakat. Buaya naik sampai di pasir. Mungkin karena lihat orang dia turun (masuk ke air) lagi," ungkap Kepala Desa Kuta, Hans Hambapulu, di kediamannya..

Hambapulu menjelaskan, buaya yang dia lihat hanya seekor. "Setelah saya pulang, warga yang masih bertahan di pantai melihat ada buaya 4 ekor di dalam laut.

Kejadian itu membuat ada beberapa warga yang memiliki akun facebook langsung membuat status sedang melihat buaya di Londalima," urainya.

Menurutnya, buaya yang ditontonnya dari jarak sekitar 20 meter, dengan panjang tubuh buaya satu meter lebih. "Tidak ada rasa takut. Saat itu saya imbau masyarakat jangan lempar buaya. Jangan omong kurang ajar juga sehingga kami nonton dengan leluasa," ujarnya.

Dikatakannya, sebelumnya sudah dengar kabar bahwa buaya pernah muncul di Londalima. Tapi karena tidak lihat langsung sehingga saat itu tidak percaya.

"Sekarang baru saya percaya, Londalima ada buaya," katanya.

Informasi yang dia peroleh, sejumlah nelayan melihat buaya saat melaut pada malam hari. "Saat buang pukat, ada nelayan melihat buaya lewat. Mereka permisi agar tidak diganggu," jelasnya.

Buaya sering berpindah-pindah. Kadang warga melihat di muara Menangamihi. Selain itu, keberadaannya di pesisir dari pelabuhan Feri sampai Londalima sebagai tempat bermain.

Lebih lanjut dikatakannya, kemunculan buaya di Sumba Timur mulai tahun 2014. Sebelum itu tidak pernah muncul.
"Ada kabar, akhir 2014 itu ada penembakan buaya oleh polisi di Karahang, Wunga. Sejak saat itu buaya lalu lalang," jelasnya.

Versi lain, lanjutnya, isu jebolnya tanggul di Australia membuat buaya bermigrasi ke Sumba. "Dari dua versi ini, masyarakat lebih percaya versi pertama. Masyarakat menduga kemunculan buaya karena dia mau cari orang yang dimusuhi, yang menembak buaya," ujarnya.

Hambapulu mengatakan kemunculan buaya berdampak warga takut mandi laut. Nelayan juga takut melaut. "Warga disini tidak berani mandi laut. Nelayan juga takut melaut. Beberapa hari lalu ada karya bhakti TNI, saya sampaikan sering ada buaya. Mereka yang datang tidak mau mandi lagi. Rekreasi boleh tapi tidak berani mandi," ujarnya.

Informasi yang dihimpun selain di Londalima, buaya ada di beberapa tempat seperti di pantai Walakiri, Kecamatan Pandawai, di Padadita, Kecamatan Kambera dan di Watu Parunu, Kecamatan Wejelu. Kejadian terakhir, seorang warga dimakan buaya di Watu Parunu. (aca)

Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD