Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 01 April 2015

UNICEF Indonesia Akhiri Praktik BABS di Sumba

BABS (Buang Air Besar Sembarangan) masih merupakan hal biasa di lakukan di sebagian penduduk Indonesia, di perkirakan 54 juta penduduk Indonesia masih buang air besar sembarangan. Hal itu adalah jumlah terbesar ke dua setelah India.
 
Untuk mengakhiri BABS, UNICEF Indonesia lokakarya Pemicuan Bebas BABS di beberapa tempat di Indonesia, salah satunya di desa Matapyawu, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT)

Seorang sanitarian, Dangga Mesa mengatakan bahwa buang air besar sembarangan (BABS) merupakan isu penting bagi anak-anak Matapywu dan di seluruh negeri. "Diare adalah penyakit yang sangat serius di kalangan anak-anak di bawah usia lima tahun," katanya. "Sanitasi yang buruk merupakan salah satu penyebab utama diare sehingga kita harus serius menangani hal itu."

"Saya sangat senang karena jumlah orang yang memiliki toilet telah meningkat," kata Dangga. "Tujuan kami berikutnya adalah agar desa ini menjadi 100 persen bebas dari BABS.”

Desa Soleman memiliki 3.237 penduduk. "Sebelumnya, sebagian besar dari mereka buang air besar di mana saja. Kotoran lalu mengkontaminasi makanan dan air kami," kata Soleman Bili Ngongo, kepala desa Matapywu

Tapi dengan bantuan UNICEF, semua ini mulai berubah di Matapywu. "Sesi pemicuan sangat sukses," kata Soleman. "Beberapa minggu setelah itu, keluarga-keluarga mulai membangun kakus."

Menurut Lucia Dada Kaka salah satu ibu rumah tangga,"Sebelum lokakarya, kami buang air besar di lapangan dekat rumah, atau kadang-kadang di malam hari persis di luar rumah kami," katanya. "Tapi kemudian kami belajar tentang masalah-masalah yang terkait dengan BABS."

"Kami melakukannya untuk anak-anak kami. Kami ingin mereka terlindungi dari masalah kesehatan," kata Lucia.

Sumber : UNICEF Indonesia
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD