Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 02 April 2015

Serang dan Tebas Surya Dana, Polsek Dentim Tangkap Enam Pelaku Asal Sumba

Enam pelaku (asal Sumba) yang menyerang dan menebas I Gede Surya Dana Putra Warung Biliar Laba-Laba di Jalan Akasia XVI, Denpasar Timur saat diamankan pihak kepolisian
Denpasar, Bali - Kasus penyerangan dan penebasan terhadap pengunjung di Warung Biliar Laba-Laba di Jalan Akasia XVI, Denpasar Timur pada Minggu (22/3) malam, berhasil diungkap jajaran buser Polsek Denpasar Timur.
 
Enam pelaku diringkus ditempat berbeda, pada Kamis (26/3) malam, dan setelah menjalani pemeriksaan, dua akhirnya berstatus tersangka. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam yang digunakan para pelaku untuk menyerang pengunjung biliar.

Usut punya usut, penyerangan yang dilakukan para pelaku ini salah sasaran. Dua pelaku yang berstatus tersangka itu yakni Ardi Kurniawan Lara Yale (25) dan Mone Jala (24). Lara ditangkap dikosanya di Jalan Terompong Denpasar dan Jala dirumah kosanya di Tuban, Kuta. Sementara empat orang lainnya masih dalam tahap pemeriksaan masing-masing Marten Lutter Matti Sapu (27), Oktavianus Pake Bole (25), Lazarus Mau (24) dan Joni Raka (22).

“Mereka ditangkap di rumah kosannya masing masing. Awalnya enam diamankan dan setelah menjalani pemeriksaan, dua berstatus tersangka,” jelas Kapolsek Dentim Kompol Gede Redastra, Jumat (27/3).

Menurut Kompol Redastra, para pelaku ini menyerang Warung Biliar Laba-Laba yang terletak di Jalan Akasia XVI Denpasar Timur, sekitar pukul 20.00 Wita. Para pelaku yang membawa senjata tajam, berupa dua pedang, satu pisau belati dan pipa besi, beringas menghajar dan membacok secara membabi buta para pengunjung yang sedang bermain biliar.

Para pengunjung ketakutan dan lari pontang panting. Namun nahas, seorang pengunjung biliar bernama I Gede Surya Dana Putra (23) tinggal di Jalan Tukad Nyali Gang III, Denpasar mengalami luka tebas dibagian kaki dan kepala.

Menerima laporan penyerangan, jajaran buser Polsek Dentim melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. Polisi juga memeriksa saksi saksi dan mengecek hasil rekaman dilokasi kejadian. “Hasil penyelidikan dilapangan, kami mengantongi identitas para pelaku,” jelas mantan Kapolsek Kuta Selatan ini.

Petugas menangkap enam pelaku ditempat terpisah, pada Kamis (26/3). Enam warga Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu langsung menjalani pemeriksaan, dan dua akhirnya berstatus tersangka. “Motifnya balas dendam tapi salah sasaran,” beber mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini.

Kepada penyidik, para pelaku mengaku menyerang Warung Biliar Laba-Laba untuk mencari seseorang. Pasalnya, dua hari sebelumnya, tersangka Ardy Kurniawan Lara Yale dikeroyok orang tak dikenal yang dikabarkan sering nongkrong di Warung Biliar Laba-Laba.

Dirasuki dendam, Ardy kemudian menghubungi rekan-rekannya menuntut balas dan menyerang biliar tersebut. Sebelum menyerang, mereka kumpul di Lapangan Lumintang Denpasar untuk membagi tugas. Setelah rencana penyerangan tersusun rapi, mereka kemudian menyerang.
“Mereka membabi buta menyerang para pengunjung. Mereka mengira orang yang memukul tersangka Ardy bermain biliar disana,” terang Kompol Redastra. Dalam aksi penebasan itu, tersangka Ardi Kurniawan Lara Yale dan Mone Jala berperan menebas para pengunjung dan memukuli dengan pisau dan besi yang mereka bawa dari luar. Sementara ini, polisi masih memeriksa intensif empat teman tersangka.

Sumber: fajar bali
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD