Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 03 April 2015

Rumput Laut Primadona PAD Sumba Timur

Waingapu - Penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumba Timur adalah dari budidaya rumput laut. Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumba Timur Markus Windi kepada VN, Jumat (27/2), mengatakan, potensi kelautan dan perikanan di Sumba Timur terbagi dalam dua jenis yaitu penangkapan di perairan dan budidaya perikanan yang mencakup budidaya ikan air tawar dan budidaya rumput laut.
 
Menurutnya, dari dua potensi itu, kontribusi pendapatan yang paling besar adalah dari hasil budidaya rumput laut. Karena, sejak tahun 2014 usaha budidaya rumput laut cukup berhasil. Sumbangan retribusi jasa usaha komoditi rumput laut mencapai 77,99 persen dari total penerimaan Dinas Kelautan dan Perikanan. Sementara sisanya 22,01 persen berasal dari sub sektor perikanan tangkap, penjualan benih ikan air tawar, dan hasil usaha pabrik es.

Maxi Adoe, Bendahara Penerimaan PAD pada Dinas Kelautan dan Perikanan mengatakan, jumlah pendapatan tahun 2014 sebesar Rp 64.614.325. Khusus dari retribusi rumput laut yang paling banyak, yakni dari jenis ekotoni dengan total pendapatan Rp 227.030.400, jenis pinosum Rp 3.818.900, dan sargasum Rp 53.537.225.

Sementara dari sektor retribusi sub sektor perikanan tangkap di antaranya lobster Rp 1.086.000, cumi yang terbagi dalam tiga kategori yaitu cumi basah, kering, dan asin total pendapatannya  Rp 9.972.500, dan retrbusi ikan dari semua jenis tangkapan Rp 3.105.900. Sementara sumbangan dari hasil penjualan pabrik es sebesar Rp 42.656.000, dan penjualan benih ikan yang berasal dari Balai Benih Ikan (BBI) Kecamatan Lewa dan Desa Maubokul Rp 23.408.000.

Kabid Perikanan Tangkap dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan Yohanis Njurumana mengatakan, selain mengembangkan potensi budidaya rumput laut, pihaknya juga terus mengembangkan sub sektor perikanan tangkap dengan memfasilitasi nelayan melalui bantuan mesin, dengan tujuan membantu nelayan agar mampu melakukan penangkapan ikan melebihi jarak tiga mil, dan tidak hanya sekadar one day fising. Yohanis menambahkan, dengan upaya tersebut pada akhirnya nelayan saat ini telah mampu mencapai hasil penangkapan ikan mencapai tiga hingga lima ton sekali melaut.

Sumber: Vnewsmedia
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD