Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 10 April 2015

Digugat Bupati Pandango, Kejaksaan Siap Hadapi

Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTT, Ridwan Angsar, S.H
Kupang - Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT menyatakan, siap menghadapi sidang pra peradilan yang diajukan oleh tersangka Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Waikabubak.
 
Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, John W Purba, S.H,M.H, melalui Kasi Penkum dan Humas, Ridwan Angsar, S.H, Rabu (8/4/2015).

Menurut Ridwan, gugatan terhadap Kejari Waikabubak oleh Pandango melalui kuasa hukumnya itu akan dihadapi oleh kejaksaan dengan menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat (Sumbar).

"Pada prinsipnya kejaksaan siap hadapi praperadilan itu, akrena secara hukum juga diatur dalam Pasal 77 KUHAP tentang praperadilan. Jadi kita siap ikuti persidangan dengan menunjuk jaksa Kejari Waikabubak untuk hadiri sidang," kata Ridwan.

diberitakan sebelumnya, Sidang perdana gugatan praperadilan yang dilayangkan Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, melalui kuasa hukumnya, Lorens Serworwora, S.H, yang sedianya berlangsung Selasa (7/4/2015), terpaksa ditunda.

Pasalnya, termohon, dalam hal ini Kejaksaan Negeri Waikabubak, masih libur. Hal itu sesuai keputusan Kejaksaan Agung yang menyatakan masa libur atau fakultatif hingga tanggal 8 April 2015.

Ketika hakim praperadilan, Putu Wahyudi, S.H, membuka sidang, hanya dihadiri kuasa hukum pemohon, Lorens Serworwora, S.H. Hakim Putu Wahyudi mengatakan, mengingat pihak termohon, dalam hal ini Kejaksaan Negeri Waikabubak, masih libur, maka sidang ditunda hingga tanggal 17 April 2015. Selanjutnya hakim Putu Wahyudi menutup sidang.

Kuasa hukum pemohon Bupati Sumba Barat, JP Pandango, yakni Lorens Serworwora, S.H yang ditemui di Kantor Pengadilan Negeri Waikabubak mengatakan dapat menerima penundaan itu karena pihak termohon masih libur.

Menyoal alasan melayangkan gugatan praperadilan terhadap Kajari Waikabubak selaku penyidik, Lorens menjelaskan penetapan kliennya sebagai tersangka tertanggal 23 April 2015 tidak didasarkan pada alat bukti hukum yang sah.

"Penetapan tersangka itu tidak sah. Selaku kuasa hukum, saya akan membuktikan hal itu pada sidang praperadilan mendatang," ujarnya.

Bupati Sumba Barat, JP Pandango, sempat mendatangi Kantor PN Waikabubak untuk mengikuti sidang. Namun karena sidang ditunda, bupati langsung meninggalkan kantor PN menuju Kantor Bupati. (pet)

Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD