Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Selasa, 24 Februari 2015

Tiga DOB Baru Usulan Masyarakat Sumba Timur Diserahkan Ke DPRD NTT

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno saat menerima usulan tiga DOB Baru dari masyarakat Sumba Timur yang diserahkan Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora
Kupang - Panitia pemekaran wilayah, Tokoh Masyarakat beserta ratusan warga Kabupaten Sumba Timur mendatangi Gedung DPRD NTT, Senin (23/2/2015) untuk menyerahkan dokumen usulan Daerah Otonomi Baru (DOB).
 
Kedatangan rombongan yang dipimpin Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si dan Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur, Drh. Palulu Pambundu Ndima, M.Si yang mengenakan pakaian adat khas Sumba Timur yang didominasi kain dan sarung tenun ikat itu menyerahkan dokumen usulan DOB atau pemekaran kabupaten kepada DPRD Provinsi NTT untuk ditindaklanjuti. Tiga daerah otonom baru (DOB) yakni, Kabupaten Sumba Timur Jaya, Kabupaten Sumba Selatan, dan Kabupaten Pahunga Lodu.

Dokumen usulan pembentukan  DOB diserahkan oleh Bupati Sumba Timur  dan Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur kepada Ketua DPRD Provinsi NTT, H. Anwar Pua Geno, SH disaksikan Wakil Ketua DPRD NTT, Gabriel Beri Binna, Wakil Ketua DPRD NTT, Alexander Take Ofong, S.Fil, Ketua Komisi I DPRD NTT, Drs. Kasintus Proklamasi Ebu Tho, serta seluruh Anggota DPRD Provinsi NTT yang hadir di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi NTT.

Gidion Mbilijora mengatakan, Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) pemekaran dari Kabupaten Sumba Timur  merupakan aspirasi masyarakat yang telah diwacanakan sejak tahun 2007, sehingga pada Tahun 2008 Pemerintah melakukan Kajian/ Study Kelayakan Pemekaran Kabupaten Sumba Timur bekerja sama dengan Universitas Indonesia, hasilnya menggambarkan bahwa Kabupaten Sumba Timur layak dimekarkan.

Para Ketua Panitia Lokal Calon DOB yang ikut hadir dan menyerahkan usulan ini yakni, Ibu Dra. Rambu Lika Atahumba, MM untuk Calon DOB Pahunga Lodu, Bapak Umbu Yadar untuk Calon DOB Sumba Selatan, dan Bapak Umbu Mbora untuk Calon DOB Sumba Timur Jaya.

Anwar Pua Geno dalam sambutannya mengatakan, pemekaran wilayah  merupakan salah satu langkah untuk mempercepat  pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan mayarakat.

Anwar menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur agar menyesuaikan, mempersiapkan dan memenuhi segala persyaratan sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dimana ada dua persyaratan dasar, yaitu persyaratan dasar kewilayahan dan persyaratan dasar kapasitas Daerah, serta persyaratan administratif sambil menunggu Peraturan Pemerintah yang baru.

Diakhir sambutannya Anwar mengatakan, DPRD Provinsi NTT bersama Pemerintah Provinsi NTT akan  menindaklanjuti dan memproses aspirasi masyarakat Sumba Timur untuk pemekaran wilayah 3 calon DOB yang diajukan pemerintah dan DPRD Sumba Timur secara bertanggungjawab dan sesuai peraturan yang berlaku. “Secara teknis Komisi I DPRD NTT akan berkoordinasi dengan Pemprov NTT untuk selanjutnya proses di tingkat pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri, DPR RI dan Komisi II DPD RI”, jelasnya. (humasdprdntt)

Sementara itu Pdt. Adriana Kosi Salah satu anggota DPRD NTT asal Sumba yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut saat dihubungi Moripanews Online menyatakan dukungannya untuk tiga DOB baru pemekaran dari Kabupaten Sumba Timur ini.
"Saya mendukung usulan ini karena kita mengharapkan, wilayah-wilayah di Sumba akan dapat berkembang, maju dan mandiri," ujar Adriana

"Dengan wilayah yang lebih kecil tentu perhatian pemerintah baik pusat, provinsi maupaun kabupaten akan lebih terasa untuk rakyat dan pembangunan akan lebih merata" Tambahnya

Adriana mengatakan usulan ini juga sebagai harapan bahwa suatu saat Sumba bisa menjadi provinsi sendiri. (snd)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD