Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 25 Februari 2015

Mahasiswa Sumba Dapat Apresiasi, Sukses Gelar Piala Perdamaian Di Malang

Kapolsek Klojen saat menyerahkan hadiah dalam Turnamen Futsal Sumba-Neolath Cup (Piala Perdamaian)
Malang - Kegiatan Turnamen Futsal Sumba-Neolath Cup (Piala Perdamaian), yang telah sukses digelar sejak (23/02/15), ternyata mendapat apresiasi yang sangat tinggi dari Kapolsek Klojen Kota Malang. Bahkan, dalam sambutannya, Kapolsek Klojen menyatakan kegiatan Turnamen Futsal Piala Perdamaian ini, seharusnya bisa dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi yang lebih luas lagi. Karena semangat sportivitas yang bercampur dengan semangat perdamaian, bisa menjadi penguat daya dukung produktifitas dan aktifitas dari seluruh mahasiswa yang ada di Malang Raya.
 
“Turnamen Futsal Piala Perdamaian ini adalah inspirasi yang sangat luar biasa dalam menyebarkan perdamaian. Saya sangat mendukung. Jika perlu, pada pelaksanaan selanjutnya, kita akan membantu untuk menyiapkan acara ini lebih luas lagi,” ujar Kapolsek Klojen Kota Malang.

Pada saat pemberian Piala Perdamaian, Kapolsek Klojen Kota Malang juga memberikan hadiah uang dana pembinaan sebesar Rp750.000,- kepada Juara I dalam turnamen futsal tersebut. Kegiatan Turnamen Futsal Piala Perdamaian ini diselenggarakan oleh Komunitas Neolath dan Keluarga Mahasiswa Sumba. Dalam turnamen ini, bertanding sebanyak 28 tim futsal mahasiswa dan mahasiswi dari Sumba dan Indonesia Timur.

“Kedepan, kita akan laksanakan kegiatan turnamen futsal piala perdamaian ini, dengan melibatkan mahasiswa dari Bali, Dayak, Madura, Minang, Bugis dan daerah lainnya di Indonesia. Kita akan perkuat, bahwa Bhumi Arema adalah Bhinneka Tunggal Ika. Ini tujuan kita,” tegas Andri Ananta, Ketua Umum Komunitas Neolath.

Selain itu, hadir pula Lurah Boedi Soepriyono, sebagai Lurah Samaan Kota Malang. Turut memberikan Piala Perdamaian dan hadiah uang pembinaan kepada The Best Team Futsal dalam turnamen tersebut.

“Saya sempat terharu dan menangis, saat melihat mahasiswa dari Sumba dan Indonesia Timur bisa bertanding dengan penuh sportivitas. Saat melihat mereka semua bernyanyi lagu daerah mereka, sambil menari dan saling bergandeng tangan. Mereka sungguh penuh damai. Ini bisa menghilangkan stigma negatif bahwa mahasiswa dari daerah timur Indonesia, hanya bisa buat kerusuhan di Kota Malang. Buktinya, disini mereka semua bisa saling berbagi, berkompetisi dan menghormati. Ini sungguh hebat!” ujar Lurah Samaan Kota Malang dalam sambutannya. [wmc-wes]

Sumber: wartamalang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD