Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 04 Desember 2014

Dua Kadis Nakertrans Di Sumba Jadi Tersangka Perdagangan Orang

Sejumlah TKI dan TKW saat diinterogasi Polisi di Kupang NTT
Kupang - Janji Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen Polisi Endang Sunjaya untuk memberantas kasus human trafficking atau Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah hukumnya mulai terbukti.
 
Baru dua minggu ditunjuk Kapolda, Komisaris Polisi Cecep Ibrahim yang menjadi Kepala Satuan Tugas Pemberantasan Human Trafficking Polda NTT berhasil membongkar jaringan perdagangan manusia di lingkungan pemerintahan.

Mantan Wakapolres Manggarai Barat itu menetapkan Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Sumba Barat, berinisial IA dan Kadis Nakertrans Kabupaten Sumba Tengah, berinisial LS sebagai tersangka.

Keduanya dijadikan tersangka atas kasus perdagangan 23 calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang ditampung d PT TDP di Kupang, pada pertengahan Sepetember lalu.

"Penyidik menemukan bukti manipulasi data yang dilakukan dua kadis tersebut. Manipulasi itu dilakukan agar beberapa calon TKW yang tidak memenuhi syarat dapat dikirimkan ke PT TDP di Kupang," kata Cecep Ibrahim, kepada wartawan, di Kupang, Rabu, (3/12).

Cecep menjelaskan, dokumen yang mereka manipulasi salah satunya, ijazah sekolah. Tersangka memberikan rekomendasi bahwa calon TKW tersebut memiliki ijazah sehingga dapat bekerja ke luar negeri.

Sementara, Kapolda NTT, melalui Kepala Bidang Humas AKBP Agus Santosa, membenarkan penetapan kedua Kadis tersebt sebagai tersangka. "Kemarin sudah dipanggil untuk diperiksa dengan status tersangka. Namun, hingga hari ini, keduanya belum datang," kata Agus.

Menurut Agus, Polda NTT telah berkomitmen untuk memberantas mafia human traficking yang terjadi di wilayah NTT.

"Semua oknum yang terlibat kita berantas, baik dia pengusaha, anggota polisi, maupun kepala dinas atau pejabat yang berada di daerah ini maupun di luar NTT. Kita proses sesuai Undang-undang yang berlaku. Jika ada anggota polisi yang terlibat kita proses dan diberi sanksi berat. Tidak ada anggota yang kebal hukum,” katanya. 


Sumber: Berita Satu
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD