Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 03 Agustus 2014

Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Kewenangan DPRD SBD

Tambolaka - Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, menurut rencana melantik Markus Dairo Talu, S.H dan Drs. Ndara Tanggu Kaha (MDT-DT), sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD) di Tambolaka, Rabu, 6 Agustus 2014. Hal ini diketahui dari surat Gubernur NTT tertanggal 24 Juli yang ditujukan kepada Ketua DPRD SBD.
"Pengambilan sumpah/janji dan pelantikan Bupati-Wakil Bupati Sumba Barat Daya akan dilaksanakan di Tambolaka pada hari Rabu tanggal 6 Agustus 2014, pukul 10.00 Wita," demikian bunyi surat Gubernur NTT.
 
Surat bernomor: Pem.131/288/11/2014, perihal pemberitahuan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati SBD masa jabatan 2014-2019 itu, ditandatangani Sekda NTT, Frans Salem, S.H, M.Si. Surat ini juga sudah diterima Pemerintah  Kabupaten SBD. Pos Kupang mengetahui surat ini dari seorang pejabat Pemkab SBD, yang meminta namanya tidak dikorankan.

Adapun isi lain surat itu, Gubernur NTT meminta DPRD SBD agar melakukan persiapan acara rapat paripurna istimewa DPRD dalam rangka pengambilan sumpah/janji dan pelantikan bupati dan wakil bupati SBD serta melakukan koordinasi dengan Pemerintah Propinsi NTT.

DPRD Kabupaten SBD merespons surat Gubernur NTT, dengan mengeluarkan surat bernomor 006/21/DPRD/SBD/VII/2014. Surat bertanggal 25 Juli 2014 itu dengan perihal penolakan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati SBD massa jabatan 2014-2019. Surat ditandatangani Ketua DPRD SBD, Yoseph Malo Lende.

Selain mengirim surat, Malo Lende bersama 16 anggota DPRD SBD ke Kupang bertemu dengan Gubernur NTT pada Sabtu (26/7/2014). Pertemuan berlangsung di rumah jabatan gubernur, Sabtu malam. "Kami 17 anggota Dewan bertemu Gubernur menyatakan sikap, DPRD SBD menolak menggelar sidang paripurna istimewa pelantikan dan pengambilan sumpah/janji MDT-DT sebagai bupati dan wakil bupati SBD," kata Malo Lende, saat menghubungi Pos Kupang, seusai bertemu Gubernur NTT.

Ia menjelaskan, sebelumnya pada tanggal 24 Juli 2014, DPRD SBD mengeluarkan surat Nomor 006/20/DPRD/SBD/VII/2014 perihal : pernyataan sikap penolakan pelantikan MDT-DT sebagai bupati dan wakil bupati SBD. Surat yang ditujukan kepada Gubernur NTT itu lahir setelah menyikapi aspirasi elemen masyarakat SBD melalui Laskar Pasola Pro Kebenaran dan Keadilan.

Pelaksana Tugas Bupati SBD, Drs. Antonius Umbu Zaza, M.Si membenarkan adanya surat Gubernur NTT tertanggal 24 Juli 2014 yang isinya menjadwalkan pelantikan bupati dan wakil bupati SBD pada tanggal 6 Agustus 2014.

Namun, lanjutnya, pada tanggal 25 Juli, DPRD SBD mengeluarkan surat untuk menjawab surat Gubernur NTT, yang isinya menolak menggelar sidang paripurna istimewa pelantikan dan pengambilan sumpah/jabatan bupati dan wakil bupati SBD. "Sampai hari ini kami belum tahu sikap Gubernur NTT selanjutnya. Belum ada petunjuk lain. Beberapa hari ini kami libur (Lebaran) jadi tidak ada aktivitas pemerintah," kata Umbu Zaza di kediamannya, Jumat (1/8/2014).

Umbu Zaza yang juga menjabat sebagai Sekda ini menegaskan bahwa pelantikan bupati dan wakil bupati merupakan kewenangan DPRD. "Pelantikan menjadi kewenangan DPRD. Jadi atau tidak dilantik ada pada DPRD SBD. Dewan akan menggelar rapat Banmus dan rapat paripurna istimewa. Dan juga persiapan berkaitan dengan dana dan segala macam itu oleh Sekwan. Yang keluarkan undangan DPRD, ditandatangani ketua DPRD. Aturan mengatur seperti itu. Sedangkan pemda berkoordinasi untuk menyiapkan kehadiran bupati dan wakil bupati baru. Berkoordinasi dengan Kapolres untuk keamanan," beber Umbu Zaza.

"Jadi, kalau yang berkaitan dengan kewenangan DPRD, silakan tanya DPRD. Intinya saya urus yang saya punya kewenangan," katanya.

Umbu Zaza yang juga menjabat Sekda SBD ini mengatakan, pihaknya tidak mau masuk dalam persoalan dua kelompok anggota dewan. Umbu Zaza justru berharap anggota dewan bersatu. "Ada silang pendapat antar dewan. Saya tidak mau masuk. Saya harus menjaga semua, harus ada di tengah-tengah," ujarnya. (aca)


Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD