Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 03 Agustus 2014

MDT: Saya Siap Dilantik

Markus Dairo Talu, S.H  (MDT) Bersama  Drs. Ndara Tanggu Kaha (DT)
Tambolaka - Markus Dairo Talu, S.H  (MDT) mengatakan, ia bersama pasangannya Drs. Ndara Tanggu Kaha sudah siap dilantik menjadi Bupati-Wakil Bupati Sumba Barat Daya. Keduanya siap memimpin SBD selama lima tahun (2014-2019). "Saya sudah siap dilantik," ujarnya saat dihubungi, Jumat sore.

Mengenai persiapan pelantikan, MDT mengatakan hal itu dilakukan DPRD SBD. "Persiapan dilakukan DPRD," tandasnya.

Diinformasikan tentang adanya penolakan pelantikan MDT-DT oleh DPRD SBD, Markus Dairo Talu menegaskan, penolakan hanya dilakukan oknum. "Hanya satu orang anggota Dewan yang tolak. Itu artinya oknum," tegasnya.

Ia mengatakan, sampai hari ini belum ada surat Gubernur NTT yang menyatakan pembatalan pelantikan MDT-DT yang dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2014. "Belum ada surat gubernur yang menyatakan pelantikan batal. Pelantikan oleh gubernur itu kan menjalankan undang-undang," ujar MDT.

Andaikan tidak jadi dilantik, apa sikap MDT-DT? "Saya tidak mau berandai-andai," jawabnya.

Spanduk ucapan selamat atas pelantikan Markus Dairo Talu, S.H dan Drs. Ndara Tanggu Kaha (MDT-DT) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD) bertebaran di Kota Tambolaka. Meski demikian,  hingga Jumat (1/8/2014), belum terlihat tanda-tanda persiapan acara pelantikan.

Pesan yang tertulis pada empat spanduk itu sama, "Terima Kasih Kepada Menteri Dalam Negeri, Gubernur NTT, DPR SBD. Selamat atas pelantikan MDT-DT sebagai Bupati dan Wakil Bupati SBD Periode 2014-2019," demikian bunyi spanduk tersebut. Pada bagian kiri dan kanan spanduk itu disertai foto MDT dan DT.

Markus Dairo Talu yang dihubungi mengaku tidak mengetahui  spanduk-spanduk tersebut. "Saya belum tahu itu (spanduk)," ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati SBD, Drs. Antonius Umbu Zaza, M.Si mengatakan, spanduk tersebut bukan dipasang oleh pemerintah daerah. "Bukan kami yang pasang. Memang tidak bisa melarang pemasangan spanduk seperti itu. Karena mereka (pihak MDT-DT) pegang surat Gubernur NTT yang menyatakan pelantikan tanggal 6 Agustus 2014," kata Umbu Zaza, saat ditemui di kediamannya, Jumat siang.

Anggota DPRD Kabupaten SBD, David Ramone, menyesalkan adanya pemasangan spanduk ucapan selamat sementara pelantikan belum pasti dilaksanakan. Menurut dia, kehadiran spanduk bisa memicu situasi dan kondisi SBD memanas. "Saya sudah informasikan kepada Kapolres dan berharap segera disikapi," ujar David, saat menghubungi Pos Kupang, Kamis (31/7/2014) malam.(aca)


Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD