Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 02 Agustus 2014

Harga Kuda Sumba Jauh Lebih Murah Dari Kuda Jerman

Harga Kuda Sumba Cuma Rp 35 Juta, Kuda Jerman Rp 3,7 Miliar
Jakarta - Harga kuda asal Indonesia di pasar ekspor terbilang cukup murah daripada jenis kuda dari negara lain.

Wakil Yayasan Pamulang Equestrian Centre, Sigit Samsu mengungkapkan kuda khas Indonesia yaitu jenis kuda sandel/sumba hanya dihargai Rp 35 juta/ekor di pasar ekspor, seperti di Malaysia.
 
"Jelas lebih murah ketimbang kuda jenis warmbloods asal Jerman dan polo dari Argentina," ungkap Sigit kepada detikFinance, Rabu (30/07/2014).

Menurut Sigit, harga satu ekor kuda warmblood di Indonesia bisa mencapai Rp 3,7 miliar per ekor. Sedangkan jenis kuda polo harganya bisa mencapai Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar/ekor.

Sigit menjelaskan salah satu alasan rendahnya harga kuda lokal adalah kurangnya promosi oleh pemerintah. Selain itu, tidak adanya upaya membangun citra produk kuda asal Indonesia ke dunia internasional.

"Kadang-kadang rendahnya harga juga berkaitan dengan nama atau branding. Tidak adanya branding berarti tidak ada nilai tambah. Lalu promosi juga hampir tidak ada," imbuhnya.

Sigit menambahkan kualitas kuda Indonesia tidak kalah dibandingkan jenis kuda lainnya. Kuda sandel/sumba dikenal memiliki kaki yang cukup kuat. Saat ini, kuda sandel memiliki postur tubuh yang jauh lebih kekar dan besar, hampir menyamai kualitas dari jenis kuda polo dan warmblood.

"Kita punya program Pembentukan Kuda Pacu Indonesia prosesnya 40 tahun dimulai sejak tahun 1970. Hasil persilangan kuda sandel betina dengan kuda besar crown. Hasilnya menjadi kuda sandel generasi pertama kuda pacu Indonesia dengan tubuh besar dan kaki kuat," jelasnya.
(wij/hen)


Sumber: detikJakarta - Harga kuda asal Indonesia di pasar ekspor terbilang cukup murah daripada jenis kuda dari negara lain.

Wakil Yayasan Pamulang Equestrian Centre, Sigit Samsu mengungkapkan kuda khas Indonesia yaitu jenis kuda sandel/sumba hanya dihargai Rp 35 juta/ekor di pasar ekspor, seperti di Malaysia.

"Jelas lebih murah ketimbang kuda jenis warmbloods asal Jerman dan polo dari Argentina," ungkap Sigit kepada detikFinance, Rabu (30/07/2014).

Menurut Sigit, harga satu ekor kuda warmblood di Indonesia bisa mencapai Rp 3,7 miliar per ekor. Sedangkan jenis kuda polo harganya bisa mencapai Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar/ekor.

Sigit menjelaskan salah satu alasan rendahnya harga kuda lokal adalah kurangnya promosi oleh pemerintah. Selain itu, tidak adanya upaya membangun citra produk kuda asal Indonesia ke dunia internasional.

"Kadang-kadang rendahnya harga juga berkaitan dengan nama atau branding. Tidak adanya branding berarti tidak ada nilai tambah. Lalu promosi juga hampir tidak ada," imbuhnya.

Sigit menambahkan kualitas kuda Indonesia tidak kalah dibandingkan jenis kuda lainnya. Kuda sandel/sumba dikenal memiliki kaki yang cukup kuat. Saat ini, kuda sandel memiliki postur tubuh yang jauh lebih kekar dan besar, hampir menyamai kualitas dari jenis kuda polo dan warmblood.

"Kita punya program Pembentukan Kuda Pacu Indonesia prosesnya 40 tahun dimulai sejak tahun 1970. Hasil persilangan kuda sandel betina dengan kuda besar crown. Hasilnya menjadi kuda sandel generasi pertama kuda pacu Indonesia dengan tubuh besar dan kaki kuat," jelasnya.
(wij/hen)


Sumber: detik
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD