Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 13 Agustus 2014

Gubernur NTT: Terserah Mendagri

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya
Kupang - Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mengakui dirinya tak bisa melantik pasangan Markus Dairo Talu-Ndara Tanggu Kaha (MDT-DT). Ia juga mengakui kondisi politik di SBD tak memungkinkan dirinya melaksanakan mandat Mendagri melantik MDT-DT.
Oleh karena itu, berdasar hasil pantauan tim Forkopinda ke SBD, diputuskan bahwa mandat pelantikan dikembalikan ke Mendagri.
 
"Saya sudah sampaikan ke Mendagri. Tadi pagi (kemarin, Red) sudah saya kontak (Mendagri),"ujar Lebu Raya di Kupang, Selasa (12/8). Lebu Raya berpegang pada hasil pantauan Forkopinda yang menyatakan pelantikan MDT-DT harus dilakukan di luar SBD dan dilakukan langsung oleh Mendagri. Hal ini telah disetujui bersama seluruh unsur pimpinan daerah di NTT. "Jadi dalam rapat disarankan untuk pelantikan di Jakarta oleh Mendagri,"kata Lebu Raya.

Tentang pernyataan Kemendagri bahwa dirinya tak mampu melaksanakan mandat pelantikan. "Terserah kepada Mendagri. Di SBD jelas sudah tidak bisa,"katanya. Lebih lanjut, soal ketidakhadirannya di SBD tanggal 6 Agustus 2014 lalu padahal sudah ada rapat paripurna istimewa untuk pelantikan MDT-DT yang dipimpin Wakil Ketua DPRD SBD Yusuf Malo, ia menyatakan tidak ada sidang DPRD waktu itu. "Selalu saya jelaskan bahwa kemarin tidak dilaksanakan karena tidak ada sidang DPRD.
Tentang adanya sidang DPRD, ya ada mekanisme di DPRD. Ada Banmus memutuskan jadwal dan sebagainya. Tidak berarti urus di rumah sendiri tetapi secara institusi. DPRD jelas menyatakan menolak pelantikan. Dan tidak mau mengagendakan pelantikan,"kata Lebu Raya lagi.

Sementara itu, Wakil Bupati SBD terpilih Ndara Tanggu Kaha kepada Timor Express via telepon dari SBD mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan dinamika yang sedang terjadi. Yang paling penting adalah Mendagri sudah menyatakan siap melaksanakan pelantikan dalam waktu dekat. "Kami berpikir positif saja, apalagi kata pak Gubernur sudah ada kajian tim Forkopinda,"kata Ndara Tanggu. Lebih lanjut, menurut dia, pihaknya juga tak mempermasalahkan dimana tempat pelantikannya. Namun, soal waktu, ia sangat berharap pelantikan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Pasalnya, pelantikan sudah ditunda selama hampir satu tahun, sehingga pembangunan di SBD tidak berjalan. Masyarakat SBD saat ini tidak terlayani dengan baik. "Sejak awal kami tidak permasalahkan mau dilantik di mana, tempat tidak jadi soal,"ujarnya. Ia juga menambahkan, Mendagri sudah menyetujui pelantikan di Jakarta yang dilaksanakan langsung oleh Mendagri maka dipastikan pelantikan tidak akan tertunda lagi. "Pasti dalam waktu dekat, karena Mendagri yang ambil alih langsung,"ujar Ndara Tanggu.


Sumber: timorexpress
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD