Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Selasa, 01 Juli 2014

13 Sepeda Motor Curian Serta Pelaku pencurian Di Sumba Barat dan SBD Diamankan Polisi

Tambolaka - Polres Sumba Barat berhasil mengamankan 13 unit sepeda motor curian untuk dijadikan barang bukti yang dilakukan Tujuh pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD)
 
Kapolres Sumba Barat, AKBP M Ischaq, melalui Kasat Serse Polres Sumba Barat, Iptu Syaiful Badawie, menjelaskan hal ini saat ditemui di Mapolres Sumba Barat di Waikabubak, Sabtu (28/6/2014). "Dari 13 unit itu, empat unit sepeda motor diamankan dari Wanokaka dan Loli (Sumba Barat), dan selebihnya diamankan dari Kodi dan Waitabula (Sumba Barat Daya)," kata Badawie.

Mengenai tersangka, tiga orang berasal dari SBD, yaitu Nuel, Rober dan Gerson. Sementara empat lainnya, yaitu Erik, Titus, Ardi dan Bambang dari Sumba Barat.
"Menurut pengakuannya, Titus sudah dapat (curi) 18 sepeda motor. Polisi baru berhasil amankan dua dari 18 motor yang dicuri. Sedangkan pengakuan Erik, dia sudah ambil 8 sepeda motor," jelas Badawie. "Umur pelaku sekitar 20-an tahun. Pada umumnya, mereka tidak sekolah," tambahnya.

Badawie menjelaskan, modus pencurian yang dilakukan pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, awalnya mereka mengintai sepeda motor di tempat parkiran seperti rumah sakit. Setelah memastikan situasi aman, pelaku duduk di atas motor, seolah-olah mereka pemilik sepeda motor itu. Jika mendapati sepeda motor yang tidak dikuci stir, mereka menghidupkan sepeda motor itu dengan cara memutus dan menghubungkan kabel. "Mereka tidak menggunakan kunci T untuk menghidupkan motor," jelas Badawie.

Selanjutnya, sepeda motor dibawa ke tempat yang aman dan langsung mengubah warnahnya. Mereka menggunakan pilox. Selain itu, melakukan preteli motor. "Kami menemukan, ada satu motor, mesin di Wailuri dan rangkanya di Loli. 

ada satu motor lagi, milik seorang pendeta di Sumba Barat, bodi dan mesin sama tapi rangkanya lain. Jadi, modusnya di preteli tujuannya sehingga tidak bisa dikenali. "Ada juga motor hasil curian langsung diubah warnanya dengan cara dipilox," ujar  Iptu Syaiful Badawie  memperlihatkan sepeda motor yang sudah dipilox.

Badawie mengatakan, setiap pelaku punya jaringan masing-masing. Menurutnya, pelaku yang ditangkap ada dari Wanokaka, Loli (Sumba Barat), Kodi dan Waitabula (Sumba Barat Daya). Dikatakannya, ada juga kasus pencurian sepeda motor dengan modus perampokan.

"Ada kasus tukang ojek ditodong. Awalnya, tukang ojek diminta antar penumpang. Dalam perjalanan, sampai di tempat yang sepi, tukang ojek ditodong. Orangnya dibuang dan motornya dibawa. Kasus ini terjadi di Loli," ujarnya.

Badawie mengatakan, polisi baru menggelar operasi dua minggu dan berhasil dapat 13 unit sepeda motor dengan tujuh pelaku. Operasi dilakukan karena polisi banyak mendapat laporan dari warga tentang kehilangan sepeda motornya.

"Karena sudah dapat orangnya sehingga polisi akan terus mengembangkan dan menyisir sepeda motor curian. Masih ada kelompok lain. Operasi terus berlanjut," tandasnya.

Dikatakannya, motor hasil curian biasanya dijual pelaku ke daerah lain. "Kalau dicuri di Wanokaka, jualnya ke Kodi atau ke Waingapu," ujarnya. Badawie mengatakan, polisi banyak mendapat laporan dari warga tentang kehilangan sepeda motornya. (aca)


Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD