Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 08 Mei 2014

Vico Group Bangun Tiga Proyek di NTT Senilai Rp200 Triliun, Salah Satunya Di Sumba Tengah

Kupang - Sejumlah investor Indonesia dan Australia yang tergabung dalam Vico Group akan menanamkan modal senilai Rp200 triliun untuk pembangunan pabrik daging beku, pelabuhan peti kemas internasional dan bandar udara internasional di Kabupaten Kupang dan Sumba Tengah.
 
"Rencana investasi sebesar itu sudah didahului dengan dilakukan survei di dua lokasi itu (Kabupaten Kupang dan Kaupaten Sumba Tengah) dan akan dilanjutkan dengan studi kelayakan dan kegiatan analisis bisnis lainnya pascasurvei itu," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Semuel Rebo, Kamis (8/5/2014).

Dari hasil survei yang dilakukan awal 2014 dan didampingi langsung Bupati Kupang, Ayub Titu Eki itu, pihak investor memilih Kecamatan Sulamu di Kabupaten Kupang dapat dibangun pelabuhan peti kemas internasional dan bandara udara internasional serta pabrik daging beku.

Khusus menyambut rencana bangun pabrik daging beku yang akan terlebih dahulu beroperasi termasuk upaya memenuhi kebutuhan daging ke konsumen di DKI Jakarta, saat ini Pemerintah Kabupaten Kupang sedang menyiapkan mini ranch seluas 1.000 dari target 4.000 hektare untuk jangka lima tahun ke depan.

"Mini ranch ini untuk pengembangan sapi kopel (bibit), penggemukan (paron) dan untuk penyelamatan sapi betina produktif," katanya.

Mantan Kepala Dinas Peternakan PRovinsi NTT itu mengatakan, untuk tahap pertama 1.000 hektare dari target 4.000 hektare dengan fokus pengembangkan sapi kopel (bibit) atau breeding, penggemukan sapi (paronisasi) serta upaya penyelamatan sapi betina produktif.

Sementara untuk Kabupaten Sumba Tengah sesuai hasil survei yang dilakukan group investor pimpinan Indra Hasan itu akan dibangun ranch pengembangan ternak sapi untuk mensuplai kebutuhan daging sapi ke luar NTT seperti DKI Jakarta yang telah dilakukan MoU akhir bulan April 2014.

"Di Sumba Tengah itu nantinya dilakukan investasi dibidang pengembangan ternak sapi guna mendukung atau mensupplai daging sapi kepada pabrik daging beku yang direncanakan akan dibangun di Semau Kabupaten Kupang," katanya.

Bahkan menurutnya, untuk pengengembangan ternak sapi di Kabupaten Sumba Tengah ini, pemerintah daerah setempat telah memberikan ijin prinsip kepada investor.

"Hanya saja kendalanya adalah masalah lahan/tanah. Karena ada kelompok masyarakat yang masih keberatan untuk merelakan lahan/tanah mereka dipakai untuk pengembangan ternak sapi," katanya.

Ia mengatakan untuk mengatasi keraguan itu, perlu sosialisasi karena kelompok masyarakat itu belum paham tentang manfaat yang mereka dapat kalau lahan mereka digunakan untuk pengembangnan ternak sapi.

"Jika jadi rencana itu investor tentunya butuh lahan yang luas di atas 5.000 ha untuk pengembangan ternak sapi." Tetapi kendala itu, menurut Semuel Rebo dapat diatasi pemerintah Kabupaten Sumba Tengah dengan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat agar mereka mau merelakan lahan untuk pengembangan ternak sapi, karena manfaatnya juga sangat besar bagi mereka.

Adapun survei yang sudah dilakukan untuk pembangunan pelabuhan peti kemas internasional serta bandar udara internasional di Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, menurut Semuel Rebo mungkin investor masih melakukan pengkajian-pengkajian setelah dilakukannya survey, sehingga investor belum memberikan informasi lagi kepada pemerintah setempat.

"Ya, kita harapkan investor segera memberikan informasi balik kepada pemerintah NTT setelah dilakukannya survei lokasi, sehingga kalau ada kendala-kendala seperti lahan dan perizinan yang mereka alami, bisa dibantu dengan mempercepat pelayanan," katanya.

Sumber : Antara
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD