Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 14 Mei 2014

LEAD HAM Internasional Hadir di SBD


Tambolaka -  Lembaga Advokasi Hak Asasi Manusia (LEAD HAM) Internasional resmi hadir di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), ditandai dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LEADHAM Internasional oleh Pdt. Yusuf Lumban Tobing, STh, MA, selaku ketua umum DPP LEAD HAM Internasional, Sabtu (10/5/2014).

Pengurus yang dilantik, di antaranya Ketua DPD LEAD HAM Kabupaten SBD, Dominggus RB Horo, S.H, beserta ketua DPC kecamatan se-SBD. Turut menyaksikan Sekretaris Jenderal LEAD HAM Internasional, Ledri Adi, S.Sos, serta Kasat Bimas, Iptu IK Suakka P, yang mewakili Kapolres Sumba Barat.

Lumban Tobing menjelaskan, LEAD HAM Internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Di Indonesia, baru berkiprah di lima propinsi, termasuk di NTT. "LEAD HAM belum dikenal. Oleh karena itu, kami terus menyebar," katanya.

Dikatakannya, LEAD HAM mengemban tugas dengan visi dan misi berat. Tanggung jawabnya besar dan risiko dan konsekuensi yang berat. Bukan saja mengorbankan pikiran, tenaga, waktu dan uang tapi pengorbanan perasaan dan harga diri. Bahkan dalam penengakan HAM, siap harus mengorbankan nyawa.

"Siap untuk tidak jadi populer. Siap dicaci maki dan tidak disukai banyak orang. Harus berlawanan dengan banyak orang demi sebuah kebenaran dan keadilan," katanya.

Menurutnya, anggota LEAD HAM harus menyerahkan diri seutuhnya. Belum rusak akal sehat dan rohaninya. Orang yang belum terkontaminasi dengan politik.
Tobing mengatakan, orang LEAD HAM terpanggil untuk melayani. Penolong, pembantu bagi sesama manusia. Tanpa memandang latar belakang, agama, suku, budaya, pendidikan. LEAD HAM tidak membedakan hal itu. Karena, semua manusia sama sebagai ciptaan Tuhan.

Tobing mengingatkan pengurus dan anggota jangan mau cari duit di LEA DHAM. "Jangan pikir masuk dapat uang dari LEAD HAM. Tidak digaji. LEAD HAM adalah lembaga advokasi, sebuah panggilan pelayanan kemanusian. Kalau berpikir kasih gaji besar, itu salah kaprah. Satu senpun saya tidak kasih uang ke SBD untuk buat acara ini. Saudara yang keluarkan untuk kemanusian. Imbalan datang bukan dari LEAD HAM tapi dari Tuhan," ucapnya.


Polisi Tidak Menutup Diri

SEKRETARIS Jenderal LEAD HAM Internasional, Ledri Adi, S.Sos, menambahkan LEAD HAM tingkat kecamatan yang sudah terbentuk, yaitu Kota Tambolaka, Kodi, Kodi Bangedo, Kodi Balagar, Loura, Wewewa Barat, Wewewa Timur, Wewewa Utara, Wewewa Selatan, Wewewa Tengah dan Kodi Utara. SK berlaku sejak 10 Mei 2014 - 10 mei 2019.

Kapolres Sumba Barat yang diwakili Kasat Bimas, Iptu IK Suakka P, mengatakan, dengan adanya LEAD HAM masyarakat SBD semakin memahami tentang HAM. Penegakan HAM diharapkan berjalan baik sehingga hidup masyarakat semakin lebih baik.

"Mari kita bekerja sama bergandengan tangan saling mengawasi. Kami (polisi) tidak menutup diri, siap dikirtik. Tahu masih banyak kelemahan. Memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Suakka. (aca)

Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD