Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 07 Mei 2014

Hugo Kalembu Berpeluang Jadi Ketua DPRD NTT

Hugo Rehi Kalembu
Kupang - Ketua DPD Partai Golkar Provinsi NTT, Ibrahim A. Medah menyebut empat nama yang berpeluang besar diusulkan ke dewan pimpinan pusat (DPP) Partai Golkar usai pleno penetapan suara dan kursi oleh KPU Provinsi NTT. Keempat nama itu adalah Anwar Pua Geno, Hugo Rehi Kalembu, Alfridus Bria Seran dan Semuel V. Nitti.


Empat nama itu dinilai paling memenuhi syarat sesuai Keputusan Rapimnas V Partai Golkar Tahun 2013 Nomor: 02/RAPIMNAS-V/GOLKAR/XI/2013 tentang Rekomendasi Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Golongan Karya.

Hal ini disampaikan Medah saat jumpa pers di gedung DPRD NTT, Senin (5/5) kemarin.
Untuk diketahui, berdasar keputusan itu, kriteria yang ditetapkan adalah calon harus berasal dari unsur pengurus harian dewan pimpinan partai Golkar sesuai tingkatannya atau satu tingkat di atasnya. Selain itu, pernah menjadi anggota dewan minimal di tingkatannya dan berpendidikan minima S-1. Syarat lainnya adalah perolehan suara, dimana partai harus memberikan prioritas kepada calon yang mencapai perolehan suara memenuhi bilangan pembagi pemilih (BPP) dan/atau menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah sesuai tingkatannya. Selanjutnya, tidak pernah menjadi anggota partai politik lain dan disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan. Jika ketentuan dari poin satu sampai enam tidak terpenuhi maka pengambilan keputusan harus dengan persetujuan dewan pimpinan partai satu tingkat di atasnya.

"Caleg-caleg sekarang ini ada yang memenuhi unsur pengurus harian yaitu Anwar Pua Geno, Alfridus Bria Seran, Hugo Kalembu, Pendeta Nitti, Ans Takalapeta dan Ansor. Tapi Pak Ans dan pak Ansor belum DPRD. Sisa empat orang. Sesuai kriteria harus memenuhi BPP ternyata tidak ada. Karena itu maka pengambilan keputusan diberikan kepada DPP," jelas Medah.

Mantan Bupati Kupang dua periode ini menegaskan, seusai pleno penetapan kursi di KPU NTT, Golkar akan segera menggelar rapat pleno untuk mengusulkan nama-nama itu. "Sesuai prosedur diusulkan sekurang-kurangnya tiga nama, tapi karena empat yang memenuhi syarat maka diusulkan saja semuanya," ujarnya.
Ditanya soal pertimbangan lain di luar kriteria sesuai keputusan Rapimnas V, Medah menjelaskan DPP bisa saja mempertimbangkan pengalaman calon, namun yang sudah memenuhi kriteria itu yang menjadi prioritas. "Saya selalu obyektif. Tidak subyektif sesuai kriteria yang ada, karena semua mereka adalah pengurus saya sehingga saya tidak boleh menganakemaskan dan menganaktirikan calon tertentu," tegas Medah yang mengantongi suara tertinggi calon DPD RI periode 2014-2019.

Untuk diketahui, keempat nama yang disebut Medah memenuhi kriteria Keputusan Rapimnas V adalah Anwar Pua Geno, Alfridus Bria Seran, Hugo Kalembu dan Pendeta Semuel Nitti. Keempat nama itu juga sama-sama menjabat Wakil Ketua DPD Golkar NTT. Namun, jika dilihat dari perolehan suara Anwar unggul dengan perolehan 17.824 suara, disusul Alfridus Bria Seran dengan 16.287 suara, Hugo Rehi Kalembu dengan 12.991 suara dan Pendeta Semuel Nitti dengan 9.192 suara. Keempat calon ini juga sama-sama caleg incumbent Golkar dari dapil berbeda. Anwar berasal dari dapil NTT-5 yakni Nagekeo, Ende, Ngada dan Sikka. Alfridus Bria Seran berasal dari dapil NTT-7 meliputi Belu, Malaka dan TTU. Selanjutnya, Hugo Rehi Kalembu berasal dari dapil NTT-3 yakni Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya. Sedangkan Pendeta Semuel Nitti dari dapil NTT-2 meliputi Kabupaten Kupang, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Sementara itu, dua mantan bupati yang lolos dari Golkar dinilai mempunyai pengalaman di politik namun belum pernah menjabat sebagai anggota DPRD provinsi yang merupakan salah satu syarat utama keputusan Rapimnas V. Dua mantan bupati itu adalah Ans Takalapeta, mantan Bupati Alor dan Gabriel Manek, mantan Bupati TTU. Ans Takalapeta sendiri saat ini menjabat Wakil Ketua DPD Partai Golkar NTT sedangkan Gabriel Manek menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten TTU.

Sementara itu, Alfridus Bria Seran yang dikonfirmasi juga menyatakan kesiapannya jika ditunjuk Golkar untuk memimpin DPRD NTT lima tahun ke depan. Menurutnya, pimpinan di lembaga DPRD hanyalah tugas tambahan dari partai, yang paling penting adalah menjalankan amanat yang telah didapatkan dari rakyat selama lima tahun. "Karena kita maju bertarung tidak untuk menjadi ketua DPRD, tapi menjadi anggota DPRD, jadi kalau ditunjuk partai untuk menjadi ketua itu adalah kepercayaan dan tugas organisasi yang juga harus dijalankan," tambah Frids yang terpilih untuk periode kedua ini.

Hal sama juga disampaikan Hugo Rehi Kalembu yang menyatakan kesiapannya meneruskan kepemimpinan Golkar di DPRD NTT. Hugo yang kini menjabat Ketua Fraksi Golkar menyatakan kesediaannya untuk menerima tugas partai sebagai Ketua DPRD NTT. "Yang namanya organisasi, ya kita harus patuh pada tugas yang diberikan organisasi," demikian Hugo. (sam)

Sumber: timorexpress
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD