Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Selasa, 29 April 2014

PEDA di Sumba Barat Bukan Sekadar Kumpul


Peserta menempati Tribun Gelora Pada Eweta Waikabubak mengikuti acara pembukaan pekan daerah (PEDA) petani nelayan se-NTT di Waikabubak, Senin (28/4/2014).
Waikabubak - Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, meminta seluruh petani nelayan dari 20 kabupaten/kota yang menghadiri pekan daerah (PEDA) di Sumba Barat agar menjadikan momen itu sebagai ajang tukar menukar informasi tentang suatu keberhasilan dalam mengelola produk pertanian, kehutanan dan kelautan. Produk itu menjadi unggulan daerah untuk ditingkatkan dan dikembangkan di daerah masing-masing.
 
"Ajang ini sekaligus mencari tahu seberapa besar kekurangan yang terjadi untuk diperbaiki di masa mendatang. Ini juga momen untuk sharing pendapat guna mendapat masukan untuk dikembangkan di daerah pascamengikuti kegiatan ini," ujar Gubernur Frans ketika membuka PEDA petani nelayan se-NTT di Gelora Pada Eweta Waiikabubak, Senin (28/4/2014).

Dikatakannya, PEDA bukan sekadar mengumpulkan para petani tetapi sebagai arena untuk menukar informasi tentang suatu keberhasilan daerah dalam mengembangkan pertanian, kehutanan dan perikanan mengggunakan teknologi tepat guna.

Di hadapan para petani-nelayan, Gubernur  Frans meminta bupati, wakil bupati dan pimpinan DPRD untuk memberi dukungan agar petani dapat mengikuti PEDA sekali dalam empat tahun. Harapannya PEDA 2018  diikuti sebanyak mungkin para petani dari 21 kabupaten/kota di NTT. Calon daerah pelaksananya masih diperebutkan Sikka dan Nagekeo. Panitia akan menentukan daerah mana yang siap.

Gubernur Frans juga berharap penyuluh lapangan ditambah minimal satu orang satu desa guna memberikan dampingan  maksimal kepada para petani. Menurutnya, para petani di NTT harus berusaha mencintai pangan lokal ketimbang membanggakan pangan luar NTT. Hasil kerajinan pangan lokal hendaknya menjadi pangan alternatif. "Jangan bangga  makan raskin, tetapi banggalah ketika mengonsumi pangan lokal buah karya petani lokal NTT," tegas gubernur.

Untuk itu, lanjut gubernur, menjadi tugas bersama seluruh masyarakat NTT untuk terus mengkampanyekan pangan lokal. Masyarakat NTT harus menjaga martabat makanan lokal karena bergizi tinggi. (pet)

Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD