Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 24 April 2014

Bupati Sumba Barat: Atas dasar apa saya ditetapkan sebagai tersangka

Bupati Sumba Barat , Jubilate Pieter Pandango
Waikabubak - Bupati Sumba Barat , Jubilate Pieter Pandango, S.Pd, menyatakan, sebagai warga negara yang baik dan taat hukum dirinya siap menjalani proses hukum. Namun Bupati Pandango menyayangkan pernyataan kuasa hukum Viktor Kalibatu, Philipus Fernandes, S.H, yang menyebut dirinya sebagai tersangka.
 
"Terus terang, saya sangat kecewa dengan pernyatan pengacara itu. Atas dasar apa saya ditetapkan sebagai tersangka karena sampai detik ini saya belum pernah diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Waikabubak," ujar Bupati Pandango di Lapangan Gelora Pada Eweta, Rabu (23/4/2014), di sela-sela kesibukannya memantau persiapan pelaksanaan pekan daerah petani nelayan se-NTT. 

Bupati Pandango menegaskan, hingga saat ini dirinya belum pernah diperiksa penyidik kejaksaan.

"Saya baru sekali mengadakan konsultasi hukum dengan Kejari Waikabubak. Karena itu sebagai Bupati Sumba Barat yang adalah seorang pejabat negara, merasa tidak benar pernyataan sewenang-wenang pengacara tersebut," tegasnya.

Bupati Pandango menjelaskan, semua prosedur pengadan 158 unit sepeda motor itu dilaksanakan panitia. "Sebagai bupati saya tidak pernah melakukan intervensi seperti mengarahkan untuk memenangkan rekanan tertentu," ujarnya.

Bupati Pandango mengakui memang benar mengeluarkan disposisi tetapi disposisi yang dimaksud ditujukan kepada kepala dinas keuangan untuk menambah 133 unit sepeda motor dari sebelumya 25 unit sepeda motor.

Dalam isi disposisi tersebut tidak tertera bupati  mengarahkan untuk memenangkan rekanan tertentu. Saat ini, katanya, bukti surat disposisi itu ada di tangan kepala dinas keuangan dan dirinya. Pandango pun mempertanyakan keaslian disposisi yang dipegang Viktor Kalibatu dan pengacaranya. "Saya siap membawa bukti tersebut bila diperlukan penyidik," tegasnya.

Dalam perjalanan proses tender, diakui bupati, dirinya mendapat laporan dari Ketua PPK, Viktor Kalibatu,  bahwa hanya ada tiga rekanan yang mendaftarkan diri mengikuti proses tender. Terhadap hal itu, sebagai bupati, ia mengingatkan agar semua berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Bupati Pandango juga membantah menerima uang Rp 50 juta dari Anchiang selaku rekanan pengadaan motor. Uang Rp 50 juta yang dimaksud diserahkan Anchiang  ke gereja.

"Karena itu tidak benar bila bupati menerima uang tersebut.  Untuk itu bila ada keterangan terima uang atau ada penambahan dana, mungkin saja itu dilakukan PPK, Viktor Kalibatu," tegas Pandango.


Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD