Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 12 Maret 2014

Samakan Persepsi Optimalkan Program Energi Terbarukan di Sumba

Denpasar - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) , Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Rida Mulyana,  membuka acara Rapat Komite Pengarah (Steering Committee) Program Sumba sebagai Pulau Ikonik Energi Baru Terbarukan yang bertujuan untuk menyampaikan perkembangan, tantangan dan kendala serta isu-isu utama yang dihadapi dalam pelaksanaan program Pulau Ikonik Energi Terbarukan (Sumba Iconic Island), di Denpasar, Bali. 
Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Propinsi Nusa Tenggara Timur, Bupati Sumba Barat, PLT Bupati Sumba Barat Daya, Bupati Sumba Tengah dan Bupati Sumba Timur, Anggota Komite Pengarah Program Pengembangan Pulau Sumba Sebagai Pulau Ikonik Energi Terbarukan dan Anggota Komite Pelaksana Program Pengembangan Pulau Sumba Sebagai Pulau Ikonik Energi Terbarukan.

Inisiatif tentang Pulau Ikonik Energi Terbarukan dimulai sejak tahun 2010 oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama dengan Bappenas dan Hivos, sebuah lembaga non-pemerintah internasional.

Pemilihan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonik ini didasari oleh kajian yang menunjukkan bahwa Pulau Sumba memiliki potensi energi baru dan terbarukan sangat besar. Pada bulan Mei 2013,  dimulai kerjasama Pemerintah Indonesia c.q. Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) dengan Asian Development Bank (ADB) dalam kegiatan Capacity Development Technical Assistance (CDTA) for Scaling Up Clean Energy Access in Rural Indonesia. Kerjasama tersebut bertujuan untuk melakukan peningkatan kapasitas daerah dalam merancang dan mengimplementasikan proyek peningkatan akses pemanfaatan energi daerah tertinggal di Indonesia khususnya Pulau Sumba. Pada bulan November 2013, ditandatangani MoU antara Kedutaan Besar Pemerintah Norwegia – ADB serta Kedutaan Besar Pemerintah Norwegia – Hivos terkait dukungannya pada program Sumba Iconic Island.

Program Pengembangan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonik Energi Terbarukan merupakan proyek percontohan untuk mewujudkan Pulau Sumba sebagai pulau yang mampu berkembang melalui penyediaan dan pemanfaatan sumber energi baru terbarukan sehingga dapat mendorong perekonomian yang inklusif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Sumba.  Dengan sasaran 100 persen energi terbarukan dan 95 persen rasio elektrifikasi pada tahun 2025 Program Pengembangan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonik Energi Terbarukan berupaya menjawab tantangan terkait pemanfaatan dan pengembangan sumber energi baru terbarukan.

Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konsevasi Energi, KESDM beserta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah dan Sumba Timur  selaku pengarah inisiatif program terus berupaya untuk mengambil inisatif multi pihak bersama dengan Hivos,Asian Development Bank, PT PLN (Persero) dan Kedutaan Besar Norwegia untuk Republik Indonesia serta berbagai instansi pemerintah, sektor swasta dan komponen masyarakat lainnya untuk menyusun Blueprint Program Pengembangan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonik Energi Terbarukan 2012 – 2025.

Blueprint memuat strategi dan rencana aksi pengembangan Sumba Iconic Island berdasarkan kondisi aktual dan permasalahan yang dihadapi Pulau Sumba dari sektor keenergian, lingkungan,  ekonomi, dan sosial. Blueprint tersebut akan disahkan oleh Komite Pengarah untuk selanjutnya disampaikan kepada stakeholder yang terkait.

Pada rapat hari ini disampaikan beberapa kemajuan indikator utama antara lain tingkat rasio elektrifikasi, kapasitas terpasang pembangkit listrik energi terbarukan dan sarana energi terbarukan lainnya (Biogas, Tungku Hemat Energi, dan lain-lain), produksi energi dari pembangkit listrik EBT yang sudah beroperasi, jumlah investasi EBT di Sumba dan  jumlah pengurangan emisi GRK yang dicapai  dari pelaksanaan Sumba Iconic Island 2011 – 2013.

Kemajuan yang telah dilakukan antara lain adalah meningkatkan penyediaan energi baru terbarukan melalui pendanaan APBN, APBD, Dana Alokasi Khusus bidang Listrik Perdesaan, dana hibah lembaga donor dan investasi beberapa perusahaan. Dana Alokasi Khusus bidang Listrik Perdesaan dimanfaatkan melalui pembangunan PLTS terpusat dan tersebar, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan pembangunan digester skala rumah tangga. HIVOS dan ADB/Castlerock antara lain berupa penelitian dan pelatihan di bidang energi terbarukan. HIVOS juga melakukan pembangunan digester biogas skala rumah tangga. Dana APBD dimanfaatkan untuk meningkatkan ratio elektrifikasi daerah berupa pembangunan PLTS. PT PLN (Persero) juga berperan serta dengan program Sumba Iconic Island dengan melakukan pembangunan PLTMH dan PLT biomassa. Saat ini telah terdapat kantor Program Sumba Iconic Island di Tambolaka, Sumba Barat Daya sebagai sarana untuk mempermudah koordinasi dan promosi Sumba Iconic Island.

Kementerian ESDM sangat mendukung Program Pengembangan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonik Energi Terbarukan. Kementerian ESDM c.q EBTKE telah melakukan Pembentukan Komite Pengarah  (Steering Committee), Komite Pelaksana (Organizing Committee) dan Kelompok Kerja (Working Group)  Program Pengembangan Pulau Sumba sebagai Pulau Ikonik Energi Terbarukan melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal EBTKE. Saat ini sedang disusun Draft Permen ESDM  Pulau Sumba sebagai Ikon Pulau Energi Terbarukan yang akan mengokohkan Pulau Sumba sebagai Ikon Pulau Energi Terbarukan.

Kementerian ESDM mendorong kegiatan serupa untuk direplikasi di tempat-tempat lainnya, mengingat luasnya negara kita yang terdiri atas kepulauan. Melalui inisiatif tersebut, ketahanan dan kemandirian energi di setiap wilayah Indonesia diharapkan dapat lebih mudah tercapai, dibandingkan bila Pemerintah menerapkan sistem sentralisasi, sehingga dapat memenuhi target penyediaan energi terbarukan sebesar minimal 23 persen pada tahun 2025. Inisiatif Pulau Ikonis Energi Terbarukan Sumba juga merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan Catur Dharma Energi yang dikeluarkan oleh Menteri ESDM, Jero Wacik, khususnya Catur Ketiga yaitu mempercepat energi terbarukan secara masif.




Sumber: Siaran Pers Kementrian ESDM
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD