Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 12 Maret 2014

Pilkada SBD: Gubernur Lebu Raya Dinilai Melanggar HAM

Anggota Komnas HAM Natalius Bigai
Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Frans Lebu Raya, dinilai Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melanggar HAM, karena tidak mengusulkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Sumba Barat Daya, Markus Dairo Tallu- Ndara Tanggu Kaha yang memenangi pemilu kepala daerah (Pilkada) di daerah itu.
 
"Sikap Gubernur dengan tidak mengusulkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumba  Barat Daya melanggar HAM," kata anggota Komnas HAM Natalius Bigai di Kupang,Selasa (11/3).

Menurut dia, sikap Gubernur NTT yang enggan mengirimkan surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk memroses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya terpilih sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK), sama halnya dengan Gubernur membatasi hak orang.

"Gubernur jangan batasi hak orang. Orang menang koq dibatasi. Orang tidak bersalah, apanya yang dibatasi," katanya.

Karena itu, dia meminta Gubernur NTT untuk segera mengusulkan pelantikan Markus Dairu Tallu- Daud Tanggu Kaha sesuai putusan MK agar segera dilantik. "Gubernur harus secepatnya mengusulkan pemenang, karena tidak ada persoalan," katanya.

Dia mengaku Komnas HAM telah mengirimkan surat ke Gubernur, KPU Pusat dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Bahkan, Mendagri telah memberikan surat teguran ke gubernur sebanyak dua kali.

Jika tetap tidak diindahkan gubernur, maka Mendagri akan ambilalih pelantikannya tanpa usulan gubernur NTT. "Jika itu yang terjadi sama halnya gubernur memalukan diri sendiri," katanya.


Sumber: flobamora.net
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD