Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Senin, 17 Maret 2014

Pembukaan Kampanye PILEG 12 Pimpinan Parpol Dapat Daging Babi

Tambolaka - Pembukaan kampanye pemilu legislatif di Lapangan Galatama, Tambolaka, yang dilaksanakan KPU Kabupaten Sumba Barat Daya diwarnai dengan penikaman seekor babi. Selanjutnya daging babi dibagikan kepada pimpinan 12 partai politik (Parpol) peserta pemilu 2014. Bagi masyarakat Sumba, 'tikam babi' mengandung makna perdamaian.
 
Tikam babi terjadi seusai pembacaan ikrar kampanye oleh Ketua DPC PKPI, Agustina Bili, yang diikuti pengurus partai politik lainnya. Seusai penikaman babi dilanjutkan dengan penandatangan ikrar kampanye damai oleh ketua parpol.
Acara ini diawali dengan karnaval parpol peserta pemilu 2014 dengan titik star dari halaman SD Weekamberu. Peserta dengan menumpang kendaraan melakukan konvoi menuju ke Lapangan Galatama, Tambolaka.

Saat tiba, peserta karnaval lima komisioner KPU SBD serta Pelaksana tugas (Plt) Bupati SBD, Drs. Antonius Umbu Zaza, M.Si. Setelah sapaan adat, dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Antonius Umbu Zaza.

Ketua KPU SBD, Matias Ndelo mengharapkan parpol, caleg dan calon anggota DPD melaksanakan kampanye dengan berpedoman patuh dan taat pada peraturan.
Menurutnya, kampanye berlangsung selama 21 hari, akan berakhir 5 April. Dia mengingatkan parpol menjunjung tinggi asas-asas pemilu, yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. "Kalau dilakukan dengan tulus, keamanan dan ketertiban di SBD akan terjaga," ujar Matias Ndelo. (aca)

Waspadai Manipulasi

PELAKSANA  Tugas Bupati SBD, Antonius Umbu Zaza, mengatakan, acara kirab karnaval serta penandatanganan ikrar merupakan bentuk komitmen dari kampanye damai.

Umbu Zaza mengharapkan pemilu legislatif  9 April dan pemilu presiden pada 9 Juli dilaksanakan secara berkualitas. "Partisipasi masyarakat harus seluas-luasnya. Masyarakat dimotivasi berperan aktif memberi suara," katanya.

Umbu Zaza mengingatkan agar semua elemen masyarakat tetap waspada karena momentum pemilu selalu dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk mengganggu sistem ketentraman dan keamanan dengan modus bervariasi.

"Banyak persoalan sehingga perlu diwaspada. Ada politik uang, manipulasi data pemilih, manipulasi hasil pemilu harus dieliminir," katanya sembari merincikan jumlah pemilih sebanyak 280.631 orang, jumlah caleg 413 orang memperebutkan 35 kursi DPRD SBD.

Sebagai pemerintah, lanjutnya, selalu memberi ruang yang cukup kepada masyarakat tanpa ada intimidasi.

"Kita sedang mencerdaskan rakyat melalui pemilu. Jadi harus jujur, iklas dan peduli dengan penderitaan rakyat. Tujuan untuk kepentingan kesejahteraan rakyat," katanya mengingatkan.

Umbu Zaza mengatakan, kampanye bagian dari pendidikan politik. Parpol harus meyakinkan pemilih menawarkan visi dan misi serta programnya. Selama kampanye dilarang menghina seseorang, agama, suku dan ras. Jangan menghasut dan mengadu domba masyarakat, mengganggu ketertiban umum, mengancam melakukan kekerasan, merusak atau menghilangkan alat peraga parpol lain.

"Selain itu dilarang menggunakan fasilias negara dan tempat ibadah serta menjanjikan atau memberi uang. Hal-hal ini harus mendapat prhatian kita semua agar pemilu menghasilkan wakil rakyat yang berkualitas," katanya.

Umbu Zaza yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) SBD ini mengimbau rakyat tetap tenang dan tidak mempercayai informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab. "Peristiwa politik hanya berlangsung lima tahun. Jangan kita saling mencederai. Harus disadari bahwa semua kita bersaudara," ujar Umbu Zaza. (aca)


Sumber: kupang.tribunnews.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD