Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 15 Maret 2014

Lurah Oesapa: Tawuran Lagi Tempat Kos Akan Ditutup

mahasiswa asal Sumba dan Alor yang terlibat tawuran si Oesapa saat berada di Mapolres Kupang Kota, Kamis (13/3/2014) bersama barang bukti hasil sitaan
Kupang - Lurah Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Ebed Jusuf, S.Pt  mengatakan, tempat kos mahasiswa di Kelurahan Oesapa akan ditutup jika terjadi lagi tawuran antar mahasiswa yang tinggal di wilayah itu.
 
"Kami akan melakukan penandatangan surat pernyataan bersama dengan para pemilik kos di Oesapa. Salah satu isinya, jika terjadi lagi perkelahian antarmahasiswa di kawasan tersebut, maka kos-kosan akan ditutup," tegas Ebed Jusuf, saat dikonfirmasi terkait kasus penyerangan antarmahasiswa asal Alor dan Sumba  di Oesapa saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/3/2014).

Ebed mengatakan, pernyataan bersama antara pihak pemerintah kelurahan dengan pemilik kos untuk bertujuan mencegah agar aksi tawuran antarmahasiswa yang tinggal di kos-kosan di kawasan Oesapa tidak terulang lagi di kemudian hari.

Tanda tangan pernyataan bersama ini, demikian Ebed, sangat penting karena kejadian tawuran antarmahasiswa di kos-kosan di Oesapa sudah sering terjadi. Apalagi aksi tawuran antar mahasiswa terakhir pada Rabu   (12/3/2014) hingga Kamis (13/3/2014) pagi merugikan mahasiswa dan pemilik kos karena kaca jendela dan perabotan lainnya di rumah kos-kosan itu rusak.

Ebed menjelaskan, tawuran pada Rabu malam dilakukan secara membabi buta yang diduga dilakukan mahasiswa asal Sumba dan sasaran sebenarnya tidak jelas.

"Yang mau diserang mahasiswa asal Alor, tetapi rumah warga sekitar kos mereka dilempari mahasiswa asal Flores juga karena tinggal satu asrama dengan mahasiswa asal Alor. Banyak mahasiswa asal Flores yang sudah mengungsi sejak minggu lalu karena tidak nyaman lagi tinggal di Oesapa karena beberapa malam lalu ada gejolak hingga satu mahasiswa asal Alor dan anggota polisi menjadi korban," tutur Ebed.

Ia menjelaskan, pada Rabu malam pihaknya sudah mendengar akan adanya gejolak sehingga ia  berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencegah pecahnya perang yang besar antara mahasiswa ini.

Karena itu, lanjut Ebed, aparat dari Polsekta Kelapa Lima, Polresta Kupang Kota, Garnisum dan Koramil 1604 Kupang berkoordinasi  mengaman wilayah Oesapa mulai  pukul 20. 00 Wita hingga pukul 04.00 Wita Kamis (13/3/2014) dinihari melakukan razia dan menangkap sekitar 80 lebih mahasiswa asal Sumba dari Kelurahan Oesapa dan Lasiana yang terlibat tawuran.

Sumber: kupang.tribunnews.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD