Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Senin, 24 Maret 2014

KPU Sumba Barat Daya Resmi Dibekukan

Juru bicara KPU NTT Maryanti Luturmas Adoe
Kupang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya mengambil sikap tegas membekukan KPU Kabupaten Sumba Barat Daya dan memecat ketua dan empat anggota. Dasarnya adalah sikap membangkang KPU Sumba Barat Daya yang menolak memproses pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Markus Dairo Tallu- Ndara Tanggu Kaha. 
Sikap tegas KPU NTT itu tertuang dalam surat bernomor 93 tahun 2014 yang dikeluarkan Sabtu, 22 Maret 2014. “Seluruh tugas dan wewenang KPU Sumba Barat Daya diambilalih oleh KPU NTT,” kata juru bicara KPU NTT Maryanti Luturmas Adoe, Senin, 24 Maret 2014.

Menurut Maryanti, pembekuan dan pemberhentian ketua dan seluruh anggota KPU Sumba Barat Daya (SBD) sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Maryanti menjelaskan, sikap tegas itu merupakan tindak lanjut dari surat KPU pusat, yang sebelumnya memerintahkan kepada KPU NTT agar meminta KPU SBD segera mengusulkan nama Markus-Ndara kepada DPRD SBD guna proses pelantikannya.

Namun, tugas itu terus ditolak dengan alasan ketua dan anggota KPU yang bertugas saat ini (untuk periode 2014-20119) baru dilantik 1 Februari 2014 lalu. Sedangkan pemilukada diselenggarakan KPU periode 2009-2014. Alasa itu tidak bisa diterima oleh KPU NTT. Sebab, orang-orangnya berganti, namun tugas dilakukan secara kelembagaan.

Maryanti mengatakan KPU NTT segera bekerja secara cepat, khususnya berkaitan dengan proses penatikan Markus-Ndara. KPU NTT menjadwalkan pelantikan Markus-Ndara bisa dilakukan sebelum pemilu legislatif 9 April 2014. Setelah pelantikan usai, akan dipertimbangkan apakah KPU SBD kembali diaktifkan atau tidak karena harus menangani pemilu legiaslatif.

Berdasarkan data yang dihimpun Tempo, kisruh Pemilukada Kabupaten SBD terus berlarut-larut meskipun Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi telah meminta Gubernur NTT Frans Lebu Raya melantik Markus – Ndara. Sebab kemenangan pasangan itu telah final. Selain diperkuat Mahkamah Konstitusi pada 24 Agustus 2013, juga sesuai dengan hasil konsultasi di Kementerian Dalam Negeri pada 14 November 2013.

Namun Frans tidak juga melantiknya dengan dalih KPU SBD mengusulkan dua pasangan. Selain Markus – Ndara, juga Kornelis Kodi Mete- Daud Lende Umbu Moto, yang merupakan pasangan inkumben.

Kekisruhan yang telah berkali-kali menimbulkan kerusuhan dan membawa korban jiwa itu akibat tidak konsistennya sikap KPU SBD periode 2009 – 2014. Sesuai hasil rapat pleno KPU SBD pada 10 Agustus 2013, Markus – Ndara memenangkan pemilihan dengan meraup 81.543 suara (47,62 persen). Sedangkan Kornelis - Daud 79.498 suara (46,43 persen). Pasangan lainnya, Jacob Malo Bulu- John Mila Mesa Geli 10.179 suara (5,94 persen).

Namun KPU ABD menganulir hasil rapat pelono itu. Pasangan Kornelis – Daud mengguta ke MK menuding pasangan Markus – Ndara memanipulasi suara di dua kecamatan. MK menolak gugatan Kornelis – Daud, dan menyatakan sah kemenangan Markus – Ndara. Meski demikian KPU SBD masih membawa masalah manipulasi suara ke kepolisian sehingga kemenangan Markus – Ndara dibatalkan. Padahal proses di kepolisian belum dibawa ke pengadilan dan belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Dalam rapat pleno ulang yang dilakukan pada 26 September 2013, KPU SBD justru memenangkan pasangan ikumben Kornelis – Daud. Ulah mantan Ketua MK Akil Mochtar yang ‘membisniskan’ putusan sengketa Pilkada semakin merumitkan masalah. Apalagi sengketa Pilkada Kabupaten SBD ditangani majelis hakim MK yang dipimpin Akil. Kemenangan Markus – Ndara di MK pun dipersoalkan keabsahannya.

Atas desakan Menteri Dalam Negeri, KPU Sumba Barat Daya mengusulkan dua pasangan, yakni Markus – Ndara serta Kornelis – Daud, kepada Gubernur NTT Frans Lebu Raya. Dualisme pengusulan itu justru dijadikan dalih oleh Frans untuk tidak menindaklanjuti penuntasan kisruh di Kabupaten SB, meskipun Frans dituding oleh Komnas HAM telah menggar hak azasi Markus – Ndara.

Sumber: tempo.co
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD