Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Rabu, 26 Maret 2014

Komnas HAM: Kami Memantau Persiapan Pelaksanaan Pileg

Endang Sri Melani, Penyidik Komnas HAM
Tambolaka - Tim Komnas HAM, Endang Sri Melani menjelaskan, kedatangan mereka ke SBD untuk memantau persiapan pelaksanaan pemilu legislatif.

"Kami mendapat informasi ada pembekuan anggota KPU SBD. Jadi, kami lebih mencari tahu tentang persiapan pileg, DPT apakah warga sudah terdaftar menjadi DPT, penghuni LP dan rutan, pengungsi, penyandang cacat atau disibilitas, semua kategori kelompok rentan dilindungi. Jadi, berperan aktif. Kami tidak bersentuhan dengan pemilukada," kata Melani, Selasa (25/3/2014).

Di Kantor KPU SBD, Formabes Peduli Kebenaran dan Keadilan melaporkan kepada Tim Komnas HAM atas pelanggaran HAM yang dilakukan pasangan Markus Dairo Talu-Dara Tanggu Kaha (MDT-DT) kepada 13.000 warga pemilih Pemilukada SBD.

Saat pertemuan berlangsung, puluhan warga dari Formabes Peduli Kebenaran tiba. Setelah pertemuan dengan sekretaris dan staf KPU SBD, tim Komnas HAM menerima perwakilan Formabes.

Melani menegaskan, kedatangan mereka tidak ada sangkut pautnya dengan sengketa pemilukada.

"Kami mau memastikan pemenuhan hak politik warga. Kami mau memastikan semua dalam kondisi aman. Kami mau memastikan pembekuan KPUD tidak berpengaruh pada pelaksanaan Pileg. Kami juga bukan pengambil kebijakan. Jadi, perlu dibedakan sengketa pemilukada dan pemilu legislatif," ujar Melani.

Meski demikian, Melani mengatakan, aspirasi yang disampaikan perwakilan Formabes mereka tampung. Dia juga menyarankan kepada perwakilan Formabes untuk membuat laporan tertulis.

Untuk diketahui, puluhan warga anggota Formabes Peduli Kebenaran dan Keadilan bersenjatakan parang dan anak panah  melakukan aksi di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Barat Daya (SBD) saat kedatangan tim Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Selasa (25/3/2014).

Tim Komnas HAM terdiri dari Endang Sri Melani (penyidik), Dyah Nan (analisis pengaduan) dan Eka ST (penyuluh)  mendatangi KPU SBD diterima Sekretaris KPU SBD, Ignasius Dodok. Warga yang datang dengan parang dan anak panah itu ronggeng sambil menghunus parang. Mereka berteriak KONco Ole Ate harus tetap dilantik.

Koordinator Formabes menenangkan warga, mengarahkan mereka keluar dari halaman Kantor KPU SBD untuk mempersilakan mobil yang ditumpangi tim Komnas HAM lewat.


Sumber: kupang.tribunnews.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD