Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 13 Maret 2014

Katikutana Selatan Sentra Kopi dan Coklat

Bupati Sumba Tengah Drs.Umbu Sappi Pateduk atau Umbu Bintang
Waibakul - Bupati Sumba Tengah, Drs. Umbu Sappi Pateduk, disapa Umbu Bintang, mengatakan, mulai tahun 2014 ini Kecamatan Katikutana Selatan menjadi sentra pengembangan coklat, kopi,  kemiri dan komoditi dagang lainnya. 
"Saat ini orang Kecamatan Katikutana Selatan sudah lupa perkebunan, hanya mengurus padi sawah. Padahal komoditi dagang seperti kopi dan coklat sangat cocok dikembangkan di wilayah ini karena bernilai ekonomis tinggi," ujar Umbu Bintang pekan lalu.

Apa yang dikatakannya, diakui Umbu Bintang, bukan sekadar teori tetapi sudah dibuktikan pemerintah dengan mengembangkan tanaman kopi dan coklat pada kebun percontohan milik Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Sumba Tengah. Rata-rata satu pohon kopi menghasilkan 10 kg.

"Beberapa kali pemerintah melakukan panen raya pada kebun dinas pemerintah yang berlokasi di Taman Mas di Kecamatan Katikutana Selatan," ujarnya.

Diakuinya, keberadaan kebun dinas belum berdampak luas terhadap perilaku bertani masyarakat sekitar. Mestinya masyarakat sekitar dengan kesadarannya sendiri mengusahakan menanam kopi dan coklat, kemiri dan lainnya. Sayang hanya satu dua orang saja yang menanam. Itupun terbatas usahanya. Dengan demikian hasil yang diperoleh terbatas pula.

"Di sinilah diperlukan perubahan perilaku para petani dari petani padi sawah ke petani perkebunan. Hal itu tidak berarti melupakan padi sawah. Para petani tetap mengolah lahan sawah tetapi harus pula mengembangkan tanaman komoditi dagang seperti kopi dan coklat. Tanaman komoditi dagang ini memiliki harga jual yang cukup mahal," tegas bupati.

Bupati Umbu Bintang menambahkan, sesuai rencana, Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Sumba Tengah akan mengembangkan 120 hektar tanaman  kopi dan coklat serta kemiri di Kecamatan Katikutana Selatan. Bupati Umbu Bintang berharap dari rencana itu, minimal 60 hektar berhasil. Dengan demikian, dipastikan 5-10 tahun ke depan prospek kehidupan ekonomi masyarakat Katikutana Selatan meningkat.

Bupati Umbu Bintang mengajak masyarakat Katikutana Selatan mengikuti pola kerja petani rakyat Wewewa (baca Wejewa) di  Sumba Barat Daya. "Orang Wewewa tidak memiliki lahan sawah luas tetapi ekonominya lebih bagus. Hal itu karena   perkebunan menjadi andalan," ujar bupati.


Sumber: tribunnews
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD