Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 30 Maret 2014

Kapolda NTT: Cari Alternatif Agar Pileg Di SBD Tetap Serentak

Kapolda NTT, Brigjen Polisi Untung Yoga Ana
Tambolaka - Kapolda NTT, Brigjen Polisi Untung Yoga Ana, mengatakan, kepolisian beserta instansi terkait dan jajaran TNI memberi dukungan kepada penyelenggara (KPU) mencari alternatif yang paling memungkinkan supaya penyelenggaraan Pemilu Legislatif (Pileg) di Sumba Barat Daya (SBD) bisa serentak, 9 April 2014.
 
"Memang limit waktu mendesak, tapi harus dilakukan," kata Untung Yoga Ana, kepada wartawan usai bersama  Danrem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen Achmad Yuliarto, meninjau kantor KPU SBD, Sabtu (29/3/2014) sore.

Saat meninjau kantor KPU SBD yang diduga dibakar massa pada Jumat (28/3/2014) siang, Untung Yoga dan Achmad Yuliarto sempat berdialog dengan Matias Ndelo dan Ignas Dodok.

Seusai meninjau, kepada wartawan Untung Yoga, mengatakan, upaya yang dilakukan kepolisian  mengatasi agar kejadian tidak berkembang. Di antaranya sudah menangkap 104 pelaku, yang saat ini diperiksa di Polres Sumba Barat. "Penegakan hukum tetap berjalan dan 104 orang diperiksa. Tentu nanti kami lihat peran masing-masing," ujarnya.

Untung Yoga bersama Achmad Yuliarto didampingi Kapolres Sumba Barat, AKBP M Ischaq dan Dandim Waikabunak, Letkol Art Deni Kusmawan, serta sejumlah pejabat lainnya tiba pukul 16.00 Wita, langsung meninjau setiap ruangan kantor KPU SBD yang terbakar.

Ada tujuh ruang beserta isinya dilalap si jago merah, termasuk ruang aula sebagai tempat penyimpanan logistik pileg. Onggokan kertas sisa-sisa kebakaran terlihat jelas. Pada beberapa ruang masih terlihat kepulan asap. Nyala api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 Wita.
Pecahan kaca berserakan. Batu yang digunakan massa untuk melempar juga terlihat di lokasi. Sisa-sisa logistik ada di sana-sini. Selain sudah menjadi arang, logistik lainnya berserakan dengan kondisi basah akibat terkena air yang disemprotkan polisi untuk memadamkan api.

Untung Yoga mengharapkan semua elemen terkait, termasuk masyarakat mengambil pelajaran berharga dari kejadian ini. Hal yang tidak perlu terjadi jangan terjadi. Kedepan, demiian Untung Yoga, masyarakat harus lebih dewasa dan cerdas.

"Kalau ada kekecewaan dalam kehidupan bernegara, ada mekanisme dan aturan yang ditempuh, tidak dengan cara-cara seperti ini. Hal ini kan merugikan, termasuk bagi diri sendiri. Karena itu, mari kita bangun semangat kebersamaan," harapnya.

Di lokasi kantor KPU SBD dijaga aparat keamanan dari satuan Brimob. Mereka membangun tenda di halaman kantor KPU. Brimob juga mengamankan kantor-kantor pemerintah lainnya, seperti gedung DPRD dan kantor Bupati SBD.  Selain berasal dari Tambolaka, anggota Brimob didatangkan dari Waikabubak, Sumba Barat dan Waingapu, Sumba Timur. (aca)


Sumber: Pos Kupang
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD