Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Jumat, 14 Maret 2014

JPIP Training Penguatan Konten Pemberitaan Transparansi dan Alokasi Anggaran Publik

Pemateri, Dadan S Suharmawijaya menyampaikan materinya tentang jurnalistik dan APBD kepada peserta training JPIP di aula hotel Sinar Tambolaka-SBD, Selasa (11/3/2014)
Tambolaka - The Jawa Pos Institute of Pro Otonomi (JPIP) sebagai salah satu dari enam mitra Australia Indonesia Patrnership for Decentralisation (AIPD), sejak Selasa (11/3) dan Rabu (12/3) menggelar pelatihan (training) tentang penguatan konten pemberitaan, transparansi dan alokasi anggaran publik di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).
 
Kegiatan yang melibatkan unsur Pers, pemerintah dan LSM itu, berlangsung di aula hotel Sinar Tambolaka-SBD.

Koordinator JPIP Wilayah NTT, Simon Petrus Nilli mengungkapkan, tujuan dari kegiatan tersebut secara umum dalam rangka meningkatkan kemampuan jurnalisme atas laporan pengelolaan anggaran publik dan aspek-aspek disekelilingnya. Bagi pemula, kegiatan itu bertujuan untuk membekali peserta tentang dasar-dasar jurnalisme dan reportase, juga memaksimalkan media alternatif yang dipunyai. Adapun bagi peserta dari kalangan jurnalis profesional diharapkan mampu menulis laporan tentang pengelolaan keuangan daerah yang consumer friendly bagi khalayak.

Selain itu, juga memiliki dukungan data yang valid dan analisis yang mendalam. "Secara lebih khusus kegiatan itu bertujuan sebagai momen untuk memahami proses dan siklus perencanaan dan penganggaran publik dan pembangunan. Meningkatkan pemahaman tentang dasar-dasar penulisan laporan tentang pengelolaan keuangan daerah yang ramah khalayak. Meningkatkan pengetahuan dalam memaksimalkan media alternatif yang dikelola dalam mengawal perencanaan dan penganggaran serta memberikan pemahaman atas kebutuhan yang berbeda terhadap isu transparansi, advokasi anggaran publik dan peningkatan layanan publik dari sisi pemerintah, media dan masyarakat sipil. Dengan demikian, kebutuhan dan sinergi antar pihak bisa terwadahi," tegasnya.

Dikatakan, sasarannya adalah perwakilan stakeholder. �Training itu jelasnya, merupakan tindak lanjut dari training yang telah diselenggarakan di level provinsi. Adapun kelompok sasaran event itu demikian Simon yakni, jurnalis/pelaku media massa yang eksis di Kabupaten SBD. Local Government atau SKPD terkait yang menangani bidang infokom/kehumasan. Civil Society/kalangan masyarakat/LSM/ormas yang peduli terhadap transparansi dan advokasi anggaran publik dan perbaikan layanan publik. Dalam hal ini sambungnya, terutama CSO dampingan program AIPD.

AIPD dan implementing partners AIPD yang bekerja di lokasi program.

"Training ini sekaligus menjadi bahan pendalaman dan update isu seputar materi yang berkembang bagi peserta yang pernah mengikuti training pada level provinsi. Narasumber/fasilitator pada training ini adalah para spesialis program yang menyusun kurikulum dan modul pelatihan program Penguatan Peran Media untuk Transparansi dan Advokasi Anggaran atau narasumber ahli lain yang sesuai di bidangnya," tukasnya. (jun/ays)

Sumber: timorexpress
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD