Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 08 Maret 2014

Empat Parpol dan Enam Calon DPD Tidak Serahkan Rekening Dana Kampanye

Anggota KPU NTT, Gasim M.Noor
Kupang - Enam calon dari 41 calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan empat partai politik (Parpol) di tiga kabupaten hingga batas akhir pada Minggu, 2 Maret 2014 pukul 18. 00 Wita, tidak melaporkan rekening dana kampanye.

"Keempat parpol itu terancam tidak diikutsertakan sebagai peserta pemilu di daerah tersebut pada 9 April 2014 mendatang," kata Anggota KPU NTT, Gazim M. Nur kepada wartawan di Kupang, Senin (3/3).

Dia membenarkan empat parpol itu tidak melaporkan rekening dana kampanye. Empat parpol yang tidak melaporkan rekening dana kampanye di tiga kabupaten tersebut yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB) di Kabupaten Ngada. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PBB di Kabupaten Sumba Barat Daya, serta PDI Perjuangan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

“Ini berdasarkan laporan lisan yang kami terima, kami masih menunggu laporan tertulis tentang empat parpol yang tidak melaporkan rekening dana kampanye itu,” kata Gazim.

Sedangkan calon anggota DPD RI, lanjutnya, sebanyak enam orang dari 41 orang tidak melaporkan rekening dana kampanye. Artinya, sebanyak 35 orang yang menyerahkan rekening dana kampanye. Memang ada beberapa orang setelah penutupan pelaporan rekening dana kampanye, data untuk melaporkannya. Karena sudah ditutup, maka mereka ditolak.

Enam nama calon anggota DPD RI yaitu Aleksius Armanjaya, Arieston Dappa, Asyera R.A Wondalero, Johanes Mat Ngare, Romanus Ndau dan Tenggudai Petronella Littik.

Menjawab pertanyaan apakah keempat parpol dan enam calon anggota DPD RI tersebut langsung didiskualifikasi sebagai peserta pileg, Gazim menyatakan, belum diputuskan untuk hal tersebut. Khusus untuk empat parpol tersebut, KPU NTT akan mencari tahu alasan empat parpol tidak melaporkan rekening dana kampanye.

Menurutnya, kika ada alasan kuat yang mengharuskan keempat parpol tersebut diakomodasi, maka laporan rekening dana kampanye diterima. Misalkan, empat parpol itu datang sebelum waktu penutupan pelaporan tapi tak ada petugas atau petugas sekretariat KPU tidak mau menerima laporan empat parpol tersebut.

“Sebelum kita plenokan, kita cari tahu dulu alasan empat parpol tidak melaporkan rekening dana kampanye,” katanya.

Dia menyatakan, terhadap permasalahan ini, KPU NTT akan melapor dan berkomunikasi dengan KPU Pusat. Apalagi DPD RI merupakan kewenangan KPU Pusat, sedangkan KPU NTT hanya menerima laporan rekening dana kampanye calon asal daerah pemilihan NTT.

Sumber: flobamora.net/jpnn
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD