Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 27 Maret 2014

DPRD SBD Undang KPU NTT

Tambolaka - DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya mengundang komisioner KPU Pusat dan KPU Propinsi untuk hadir dalam rapat dengar pendapat yang sedianya dilaksanakan Jumat (28/3/2014).

Adapun agendanya meminta penjelasan tentang pemberhentian komisioner KPU SBD serta hal-hal terkait lainnya.
 
"DPRD sudah mengeluarkan surat kepada KPU Pusat dan KPU NTT pada hari Senin kemarin. Kami harap mereka hadir dalam rapat dengar pendapat untuk menjelaskan keputusan pemberhentian komisioner KPU SBD. Mereka harus mengklarifikasi persoalan ini," tandas Ketua DPRD SBD, Yoseph Malo Lende saat ditemui Rabu (26/3/2014).

"Saya berharap mereka turun ke SBD," katanya.

Menurut Malo Lende, pemberhentian komisioner KPU SBD berpengaruh pada pelaksanaan persiapan pemilu legislatif (Pileg) yang tinggal dua minggu lagi.

"Dengan persoalan ini, kami merasakan sangat mengganggu stabilitas politik menjelang Pileg. Masyarakat semakin tidak percaya kepada penyelenggara yang berdampak menurunnya tingkat partisipasi pemilih. Padahal KPU selalu menekankan agar pemilih jangan golput," ujar Malo Lende.

Menurutnya, KPU Pusat dan KPU NTT mestinya harus menjaga suasana menjelang pelaksanaan pileg.

"Membuat keputusan yang kontroversial menjelang pileg sama dengan menciptakan suasana tidak kondusif. Mereka mestinya mencermati kondisi SBD secara baik tapi itu tidak dilakukan," kata Malo Lende.

Pemberhentian lima komisioner KPU Kabupaten SBD membuat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) kebingungan. PPK berharap karena sudah mengambilalih tugas, wewenang dan kewajiban sehingga KPU NTT harus segera berkantor di kantor KPU SBD.

"Memang tidak ada informasi resmi ke PPK tapi kami sudah dengar anggota KPU SBD diberhentikan. Kami gelisah dengan kondisi seperti ini. Karena, pemberhentian mereka mengganggu persiapan pelaksanaan pileg," kata Ketua PPK Wewewa Utara, Linus Dapa Ole saat ditemui di kantor KPU SBD, Rabu siang.

Linus bersama anggota PPK Wewewa Utara, Kristofel M Ate dan Ketua PPK Wewewa Selatan, Samuel Ngongo Gelu berada di kantor KPU SBD untuk berkoodinasi dengan komisioner terkait dengan pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Wewewa Utara yang akan dilaksanakan Jumat (28/3) dan bimtek PPS se-Wewewa Selatan yang dilaksanakan Kamis (27/3).

"Selama ini kami selalu berkoordinasi dengan komisioner. Tapi karena mereka sudah diberhentikan sehingga kami bertemu staf sekretariat. Kami menanyakan tentang materi bimtek dan bagaimana simulasi pengisian format-format. Beruntungnya materi bimtek sudah terdokumentasi di sekretariat sehingga kami bisa dapat," jelas Linus.

Linus, Kristofel dan Samuel berharap KPU NTT segera berkantor di KPU KPU NTT agar PPK bisa berkoordinasi tentang persiapan pelaksanaan pileg.

"Selama proses ini belum ada titik temu, mereka harus stand by di SBD. Ada hal prinsip yang mengharuskan PPK bertatap muka langsung dengan komisioner. Apalagi mereka sudah mengambilalih tugas, wewenang dan kewajiban KPU SBD," ujar Samuel.

Sumber: kupang.tribunnews.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD