Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Minggu, 23 Februari 2014

Polisi Tangkap Pencuri dan Penadah Sapi Di Tanabanas

DITANGKAP. Pelaku pencurian enam ekor sapi, Yusuf Dakulawang (dua dari kanan) dan penadah Siprianus Umbu Mbadi (tiga dari kanan), diperiksa Unit Pidum, Satuan Reskrim Polres Sumba Timur, Kamis (20/2)

Waingapu -Jajaran Polres Sumba Timur berhasil menangkap dan menahan Yusuf Dakulawang dan Siprianus Umbu Mbadi. Mereka diduga kuat sebagai pelaku pencurian dan penadah enam ekor sapi milik Aleo warga kabupaten Sumba Barat. Enam ekor sapi yang akan dibawa ke kabupaten Sumba Tengah tersebut, diangkut menggunakan sebuah mobil truk Mulya Jaya.
 

Kapolres Sumba Timur, AKBP Supianto melalui Wakapolres Kompol Dahrul Ichwan kepada Timor Express di Waingapu, Kamis (20/2), membenarkan terjadinya kasus pencurian ternak itu. Menurut Ihwan, kasus tersebut terjadi pada Sabtu (15/2) pagi pukul 06.00 Wita. Enam ekor ternak tersebut ditangkap Sat Pol PP Pemkab Sumba Tengah, di desa Tanabanas kecamatan Mamboro.

Dikatakan, lolosnya enam ekor sapi itu karena tidak melintasi jalan depan Pos Polisi Sektor Haharu. Mereka demikian Ichwan, juga memalsukan Kartu Kepemilikan Ternak (KKMT) atas sapi-sapi tersebut.

Wakapolres Ichwan kembali menjelaskan, mobil truk Mulya Jaya dengan sopir yang sama yakni Ari sudah dua kali mengangkut ternak curian. Kasus pertama adalah ternak kerbau curian sebanyak 8 ekor milik pak Emanuel Babu Eha. Pelakunya juga sama yaitu Siprianus Umbu Mbadi. Kami akan terus menyelidiki Mr X Bapa Rendi, yang mereka sebutkan itu.
Ini sepertinya sudah sindikat, karena mereka melakukannya bukan cuma sekali saja, termasuk memalsukan KKMT, pungkasnya. Kepada Koran ini, Yusuf Dakulawang mengaku sebagai warga asal desa Mbatapuhu kecamatan Haharu. Menurutnya, ia nekat mencuri sapi di area peternakan Aleo, di desa Mbidihunga kecamatan Lewa, itu karena adanya orderan dari Bapa Rendi, melalui Siprianus Umbu Mbadi. Saya tidak kenal nama lengkap dan tempat tinggal Bapa Rendi. Kami biasa memanggilnya Bapa Rendi saja, terangnya.

Dakulawang juga mengaku, dari masing-masing sapi tersebut, ia mendapat jatah sebesar Rp 2 juta. Totalnya sebanyak 12 juta. Tapi uangnya belum saya terima dari Bapa Rendi, dan kami sudah ditangkap di Tanabanas, papar residivis kasus pencurian 2 ekor kuda yang pernah menjalani hukuman penjara di lembaga pemasyarakatan Waingapu itu.
Hal senada disampaikan Siprianus Umbu Mbadi. Menurutnya, dari enam ekor sapi itu ia mendapat jatah sebesar Rp 500.000.  Saya juga tidak tahu nama lengkap dan tempat tinggal Bapa Rendi. Bapa Rendi mengaku tinggal di belakang pasar inpres Matawai. Bapa Rendi yang mengorder sapi itu dan akan dibawa ke pembeli di Mamboro. Dia sering datang ke kos saya di Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, sementara saya belum pernah ke rumahnya, kata pelaku pencurian delapan ekor kerbau milik Emanuel Babu Eha itu
.
Sedangkan menurut Ari, sopir mobil truk Karya Mulya, dirinya diminta mengangkut sapi-sapi tersebut. Untuk biaya angkut ia dijanjikan sebesar Rp 2 juta. “Tapi baru dikasi Rp 500 ribu sebagai uang solar. Sisanya akan dibayar kemudian

Sumber: timorexpress
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD