Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Sabtu, 01 Februari 2014

Polisi Bali Bekuk Pembunuh Buruh di Sumba

Simon Rehi Dawa, Pelaku pembunuhan di Badung, Bali
Bali - Jajaran Kepolisian Polres Badung yang dikendalikan Kasat Reskrim AKP Wisnu Wardana,  berhasil mengungkap kasus pembunuhan buruh, Ahmad Fadzol yang tewas ditikam,  Selasa  (24/12)  lalu di sebuah rumah kos-kosan, Jalan Batubelig atau depan proyek Hotel Paragon, Kuta Utara,  Kabupaten Badung, Bali.
 
Pelaku pembunuhan Simon Rehi Dawa (27) berhasil dibekuk polisi di kampung halamannya, yakni Kampung Patunu Ikit, Desa Onggol, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat, Sabtu  (4/1) lalu.

AKP Wisnu Wardana didampingi Kanit I Reskrim IPDA Wayan Sujana menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, Selasa, (24/12) sekitar pukul 22.00 Wita korban ditemukan dalam keadaan terluka di bagian perutnya dan bersimbah darah. ‘’Dari olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi didapatlah keterangan terkait pelaku. Selanjutnya tim melakukan penyelidikan secara intensif hingga diketahui pelakunya bernama Simon Rehi Dawa,’’  jelas AKP Wisnu di Mapolres Badung, Rabu  (8/1) kemarin.

Selanjutnya,  kata AKP Wisnu,  pihaknya membentuk tim untuk melakukan pengejaran pelaku,  hingga tim melakukan koordinasi dengan Polsek Kodi dan Polres Sumba Barat, NTT. “Setelah koordinasi, selanjutnya tim berangkat ke Kodi untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. Setelah pelaku berhasil diamankan dan diinterogasi, pelaku mengakui telah membunuh Ahmad Fadzol yang bekerja sebagai buruh,’’ paparnya.

Berdasarkan keterangan pelaku, lanjut AKP Wisnu,  awalnya pelaku meminta tolong pada temannya Franis Tinus untuk mengantar pelaku ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) dengan maksud menemui mandornya untuk  meminta gaji selama pelaku bekerja di  proyek tersebut. “Sebelumnya pelaku sudah dikeluarkan dari tempat kerjanya,’’ ucapnya

Sesampainya pelaku di TKP tidak menemukan orang yang dicarinya, sehingga pelaku emosi dan melampiaskannya kepada korban dengan cara menusuk bagian perut korban menggunakan sebilah pisau yang panjangnya sekitar 23 cm. “Setelah menusuk korban pelaku melarikan diri,  sedangkan pisau yang digunakan untuk menusuk korban dibuang pelaku di sekitar TKP,  dan sarung pisaunya masih dibawa oleh pelaku,’’ terang AKP Wisnu.

Setelah melancarkan aksinya tersebut, pelaku melarikan diri dibonceng temannya Franis Tinus menggunakan sepeda motor Shogun DK 4773 GW. Dalam perjalanannya itu pelaku menceritakan kepada temannya, kalau dirinya telah menusuk seseorang.’Selanjutnya pelalku dibonceng menuju bedeng tempat temannya tinggal di Jalan Piranha II, Sesetan, Denpasar. Sesampainya di sana, pelaku membuang sarung pisau tersebut di sekitar bedeng,  yang selanjutnya kabur ke kampung halamannya,”  jelas Wisnu.

Setelah dibekuk polisi di kampung halamannya, selanjutnya pelaku dibawa ke Bali untuk proses penyidikan lebih lanjut. Barang bukti yang berhasil diamankan polisi berupa satu unit sepeda motor Shogun warna biru DK 4773 GW,  se buah sarung pisau, sebuah helm warna putih. Dan, pelaku dijerat pasal 338 KUHP.

Kepada awak media, Simon mengaku menyesal telah menusuk Ahmad Fadzol hingga berujung pada tewasnya korban.  ‘’Saya menyesal sudah tusuk dia (korban),” katanya singkat setelah beberapa kali ditanya.

Simon mengaku saat itu dirinya kalap, karena selain dia sudah dikeluarkan dari tempatnya bekerja, ketika ingin meminta gajinya tidak  bertemu dengan mandor di tempatnya bekerja.  ‘’Ya, emosi dan kesal jadinya saya berbuat gitu,’’ ucapnya.

Sumber: http://posbali.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD