Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Selasa, 25 Februari 2014

ABK Asal Sumba Tewas Dikeroyok

Bali - Kasus pengeroyokan anak buah kapal (ABK) kembali terjadi.  Hendrikus Mone tewas setelah dikeroyok  Kamis (7/2) lalu.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Hariadi Selasa (18/2) mengatakan, jenazah pria asal Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tengara Timur (NTT) ini sudah diangkut Kapal Motor Bandar Nelayan 28 dan tiba di Pelabuhan Benoa Senin (17/2) sekitar pukul 07.30 wita.
 
“Dari laporan sementara, awalnya korban yang berada di kapal Bandar Nelayan 01 diduga dikeroyok orang,” katanya. 

Peristiwa pengeroyokan terjadi Kamis (7/2) sekitar pukul 02.00. Belum diketahui motif  pengeroyokan ini. Karena mengalami luka di sekujur tubuh, korban dipindah ke KM Bandar Nelayan 28.

Dari keterangan nahkoda KM Bandar Nelayan 28 yang membawa ketiga jenazah diketahui jika Hendrikus dititipkan KM Bandar Nelayan 01 dalam kondisi babak belur. Saat dititipkan, Hendrikus masih hidup. Namun setelah lima hari perjalanan tepatnya sejak Rabu (12/2) pria asal Sumba Barat Daya ini akhinrya menghembuskan nafas terakhirnya.

“Jadi Hendrikus ini dititipkan di tengah laut dari KM Bandar Nelayan 01. Dia akhirnya tewas dalam perjalanan menunju Benoa dengan luka di sekujur tubuh. Kasusnya masih ditangani Direktorat Polair,” ujar Hariadi.

Sementara itu, Kepala Bagian Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr Ida Bagus Putu Alit saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan dari proses otopsi terhadap Hendrikus yang diduga dikeroyok ini ditemukan luka terbuka pada bagian punggung kiri berjumlah 2 luka tusukan. “Dari gambaran 2 luka tersebut terlihat ada proses menyembuhkan. Diperkirakan luka tersebut sudah terjadi 7 sampai 10 hari sebelum dia meninggal,” jelasnya

Untuk mengetahui sebab kematian korban, kata dr Alit harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Laboratorium Patologi Klinis. “Karena kami tidak menemukan hal langsung yang menyebabkan kematian. Perlu pemeriksaan patologi untuk mengetahui apakah sebab mati karena sepsis, infeksi, emboli, atau sebab lain,” kata dia.

Selain jenazah Hendrikus Mone, KM Bandar Nelayan 28 saat tiba di Pelabuhan Benoa juga membawa jenazah Emanuel Dengi Kaka yang juga berasal dari Kabupaten Sumba Barat Daya yang merupakan ABK KM Bandar Nelayan 32. Emanuel Dengi Kaka karena sakit pada 20 Januari lalu di Perairan Arafuru.

“Selesai mancing dan makan dengan ABK lainnya, korban tidur. Namun, saat dibangunkan sekitar pukul 14.00 untuk makan siang, dia sudah tidak bernyawa,” ungkap Kombes Hariadi.


Sumber : nusabali.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD