Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 14 November 2013

Kembali Terjaring Razia, Warga Protes Operasi Yustisi KTP

Petugas saat sedang melakukan razia KTP, Kamis (14/11)
Waingapu - Ratusan warga kembali terjaring operasi yustisi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang digelar tim gabungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk-Capil) Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), Kamis (14/11), pagi hingga siang hari itu. Tak hanya menahan warga dan kendaraan umum, sejumlah mobil dinas dan warga berstatus PNS dan aparat hukum yang melintas juga tak luput dari pemeriksaan oleh tim gabungan.
 
Operasi (Razia) yang dilakukan tim gabungan yang terdiri dari unsur Dispenduk, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol PP), Polres dan Brimob Sumtim itu digelar di jalan diruas jalan Adam Malik, tepat di depan Kantor Dinas Perhubungan dan Kantor Kelurahan Kambajawa itu sempat diwarnai aksi protes dan keberatan sejumlah warga.

”KTP kita ada simpan dirumah, takut kalau dibawa kemudian hilang bagaimana? Harusnya kalau mau operasi begini diumumkan atau disosialisasikan dulu,” ujar salah seroang ibu yang digiring petugas ke area Kelurahan Kambajawa untuk didata dan disidangkan karena tidak bisa menunjukan KTP-nya.

Yang telah dan akan disidnagkan juga memprotes soal denda yang dibebankan pada mereka.”Kalau bisa hanya diperingatkan saja, jangan langsung denda begini memang. Masa kena denda limabelas ribu dan biaya perkara seribu rupiah lagi. Itu bukan uang sedikit bagi kami, cari seribu saja setengah mati,” gerutu Ferdy salah seorang pemuda yang ditemui beberapa saat sebelum disidangkan.

Keluhan lainnya juga diutarakan oleh sejumlah warga asal luar daerah yang sempat terjaring razia. ”Ini kami mau kejar waktu, ada rapat di Sumba Barat. Kami bukan menolak untuk diperiksa, disidang atau didenda. Kami hormati itu, tapi kalau bisa jangan sidang sekarang memang, tetapkan waktu esok atau luasa, jadi mekanismenya tidak kaku begini. Kalau telalu kaku gini, sama saja langgar hak asasi kami,” ujar salah seorang warga asal Lombok yang mengaku memang tidak mempunyai KTP, dan hanya miliki surat keterangan dari tempat asalnya yang menjelaskan bahwa KTP-nya masih dalam proses.

Kendati diwarnai sejumlah protes dan nada keberatan warga, operasi ini tetap digelar dan berlangsung tertib. “Secara umum berlangsung tertib. Ini supaya warga sadar bahwa KTP itu penting dan wajib dimilik serta dibawa jika bepergian,” tukas Daud Gollu Wolla, Kasat. Pol-PP setempat ketika menanggapi keluhan beberapa warga.


Sumber: Waingapu.Com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD