Blogger Themes

Please Click This Button Below To Read This Website In To Your Own Language

Kamis, 05 September 2013

Tiga Hari, 50 Rumah Adat Dibangun di Sumba Barat

Lapangan Mandaelu yang disulap jadi ‘Kampung Mandaelu’ dengan 50 rumah adat.
Waikabubak – Bila mengunjungi Kabupaten Sumba Barat saat ini, kita akan menemukan sesuatu yang berbeda. Betapa tidak! Diatas lapangan Mandaelu yang terletak di jantung Kota Waikabubak, kini dibangun Rumah Adat khas Sumba Barat. Tidak tanggung-tanggung diatas lapangan itu dibangun 50 rumah adat dalam tempo 3 hari.


Keberadaan rumah – rumah itu memang istimewa menurut Bupati Sumba Barat, Jubilate Pieter Pandango. Ini mau menunjukkan semangat keberasamaan antara masyarakat, juga upaya melestarikan budaya Sumba serta memberikan pembelajaran kepada generasi muda untuk menghargai budayanya sendiri.  Rumah-rumah itu memang dibangun untuk memeriahkan acara HUT Kemerdekaan RI yang ke-68.
 

“Peringatan HUT Kemerdekaan kali ini terasa unik, dan memang sengaja kita menciptakan ini untuk membangkitkan rasa kebersamaan dan persatuan diantara masyarakat Sumba Barat,” papar JP Panadango.


Bupati JP PAndango selalu dekat dengan anak - anak sekolah dan selalu mendorog anak Sumba Barat untuk bersekolah.
Bupati JP PAndango selalu dekat dengan anak – anak sekolah dan selalu mendorog anak Sumba Barat untuk bersekolah.


Acara pameran sendiri telah dibuka pada, Selasa, 27 Agustus 2013 dan rencananya akan ditutup pada 21 September 2013 bertepatan dengan Ulang Tahun ke-3, JP Pandago dan Umbu Reta mengembang amanat memimpin Kabupaten Sumba Barat. Event ini akan berlangsung selama sebulan dengan dimeriahkan oleh  berbagai acara hiburan seperti tari-tarian adat dari berbagai sanggar seni, musisi local Sumba serta group music NTT Voice  dan sejumlah grup music lainnya. Hampir setiap malam masyarakat Kota Waikabubak memadati lapangan Mandaelu untuk menyaksikan berbagai atraksi yang disuguhkan maupun mengunjungi berbagai stand pameran yang ada.


Berkantor di Lapangan Mandaelu

Kegiatan pameran dengan bangunan sejumlah rumah adat ini kemudian menggugah juga hati Bupati JP Pandango. Untuk lebih dekat dengan masyarakat maka Bupati yang gemar motor besar ini berkomitmen untuk berkantor di Lapangan Mandaelu. Hal ini dibuktikan dengan hari pertama, Kamis, 29 Agustus beliau menempati ‘kantor baru’ nya di Lapangan Mandaelu.


Anak-anak Sumba Barat.
Anak-anak Sumba Barat.

Terlihat rapat koordinasi dengan SKPD, menerima tamu, dan menandatangani surat-surat dilakukan di Rumah Adat yang didirikan persis di tengah-tengah lapangan dan di kelilingi oleh rumah adat yang lainnya. Lapangan Mandaelu disulap bak sebuah kampong dengan berbagai aktivitas harian masyarakatnya.

“Berkantor di Rumah Adat merupakan yang pertama kali terjadi selama masa kepemimpinan Bupati Sumba Barat,” kata salah seorang warga Sumba Barat.


Selain rapat koordinasi dihari yang sama, Bupati Sumba Barat menerima tamu sejumlah investor asing yang hendak berinvestasi di Sumba Barat. Tak kalah menariknya, beliau juga menyempatkan diri menerima anak sekolah berbagai sekolah di Sumba Barat, baik untuk bercengkrama ataupun sekadar menandatangani hasil ‘liputan’ anak-anak yang berkeliling menggali informasi dari berbagai stand yang disiapkan.


Berharap  Dilirik MURI

Bupati JP Pandango menerima sejumlah investor.
Bupati JP Pandango menerima sejumlah investor.

Upaya yang dilakukan memang sesuatu yang luar biasa. Sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya di Sumba Barat,  se-pulau Sumba maupun Indonesia. Membangun 50 rumah adat dalam tempo 3 hari hingga Bupatinya berkantor di Rumah Adat. Bupati Pandango tampak enjoy saja dengan ruangan kantor barunya. Dia berharap apa yang dilakukan oleh masyarakat Sumba Barat  ini dilirik oleh MURI dan memasukannya dalam Museum Record Indonesia. 
Sumber: ultimoparadiso.com
Comments
0 Comments

0 komentar:

Berita Yang Paling Banyak Dibaca

PESONA WISATA SUMBA

Visit Sumba Island, East Nusa Tenggara, Indonesia Slideshow: Go’s trip to Sumba was created with TripAdvisor TripWow!

Facebook MoripaNews Online

Tempat Wisata SBD